Kak Seto dukung anak-anak eks ISIS dipulangkan

Kak Seto dukung anak-anak eks ISIS dipulangkan

Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi atau yang kerap disapa Kak Seto saat diwawancarai awak media massa di Jakarta, Senin (17/2/2020). (Foto : ANTARA/Muhammad Zulfikar).

Jadi mungkin mereka yang masih dalam usia lentur dan dinamika psikologis masih mudah diarahkan kembali,
Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi atau yang kerap disapa Kak Seto mendukung penuh langkah pemerintah yang akan memulangkan anak-anak Warga Negara Indonesia (WNI) eks ISIS kembali ke Indonesia.

"Saya mendukung itu. Artinya usia 10 tahun ke bawah memang sangat sensitif terhadap berbagai pengaruh," kata dia di Jakarta, Senin.

Pengaruh tersebut, ujar dia bisa kepada hal yang positif atau pun sebaliknya. Sehingga anak-anak yang masih di bawah usia 10 tahun memungkinkan mendapatkan pendidikan psikologis.

Baca juga: Kak Seto segera temui Mendagri antisipasi kejahatan anak

"Jadi mungkin mereka yang masih dalam usia lentur dan dinamika psikologis masih mudah diarahkan kembali," tambahnya.

Setelah diberikan pendampingan psikologis, anak-anak tersebut akan disadarkan bahwa apa yang diajarkan selama ini merupakan sesuatu yang keliru. Pertimbangan itulah kenapa mereka penting untuk ditarik pulang ke Tanah Air.

Dalam persoalan tersebut, Kak Seto memandang anak-anak eks ISIS hanyalah korban bukan pelaku. Hal itu terjadi karena mereka tidak berdaya saat diajak oleh orang tuanya untuk bergabung dengan organisasi terlarang.

Terkait berapa lama mereka bisa direhabilitasi, pencipta karakter Si Komo tersebut mengatakan hal itu tergantung berbagai aspek kepribadian masing-masing anak.

"Apakah mereka sangat mudah dipengaruhi atau tidak kemudian juga berapa lama mendapat pengaruh negatif dan sejauh mana treatment psikologis dilakukan," ujar dia.

Baca juga: Kak Seto tanggapi kasus balita tanpa organ tubuh di Samarinda

Apabila tahapan pendampingan dilakukan dengan cinta dan kasih sayang maka diyakini anak-anak eks ISIS tersebut akan mudah kembali ke jalan yang benar.

Sebelumnya, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo meminta pemerintah harus benar-benar mempertimbangkan secara matang sebelum mengambil kebijakan memulangkan anak-anak WNI eks ISIS yang usianya dibawah 10 tahun.

"Mengingatkan pemerintah harus benar-benar mempertimbangkan dan mengkaji secara matang sebelum mengambil keputusan dalam memulangkan anak-anak eks ISIS tersebut," kata Bamsoet.

Baca juga: Kak Seto sudah lama mengimpikan perluasan fungsi KPPPA

Pewarta: Muhammad Zulfikar
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Bermain bersama merupakan hak dasar anak-anak

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar

  1. primus.nanga@gmail.com

    Seto kurang kerjaan ya...
    Masih terlalu banyak anak terlantar di negeri ini yg hilang harapan... ngapain ngurus anak2 isis yg uda jelas2 didoktrin.... mikir dulu seto jngn sok pahlawan lu