Kemarin, polemik Omnibus Law hingga AHY nyapres

Kemarin, polemik Omnibus Law hingga AHY nyapres

Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Mahfud Md di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (18/2/2020). ANTARA/Indra Arief/aa.

Jakarta (ANTARA) - Beberapa berita politik kemarin (Selasa 18/2) menjadi perhatian pembaca dan masih menarik untuk dibaca kembali, dari polemik Omnibus Law RUU Cipta Kerja sampai Agus Harimurti Yudhoyono persiapkan diri maju sebagai calon presiden 2024.

  Berikut lima berita hukum kemarin yang masih menarik untuk dibaca kembali:

  Omnibus Law salah ketik, Mahfud: Cuma satu pasal

  Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD menyebutkan bahwa permasalahan salah ketik pada draf Omnibus Law RUU Cipta Kerja cuma satu pasal.

  Selengkapnya baca di sini

  Omnibus Law kekang pers, Mahfud: Tidak boleh

  Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD menegaskan tidak boleh ada pengekangan kebebasan pers, termasuk dari draf Omnibus Law RUU Cipta Kerja yang disoroti berbagai elemen pers.

  Selengkapnya baca di sini

  Panglima TNI dan Kapolri hadiri pelepasan jenazah korban Heli Mi-17

  Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Pol Idham Azis menghadiri upacara militer penyerahan dan pelepasan jenazah empat prajurit TNI AD korban kecelakaan Helikopter Mi-17 di pegunungan Mandala, Distrik Oksop, Kabupaten Pegunungan Bintang, di Lanud Silas Papare, Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Selasa.

  Selengkapnya baca di sini

  Megawati dijadwalkan umumkan 50 bakal calon kepala daerah asal PDIP

  Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dijadwalkan mengumumkan 50 pasangan bakal calon kepala daerah pada Rabu, 19 Februari 2020 untuk menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (pilkada) serentak.

  Selengkapnya baca di sini

  AHY nyatakan persiapkan diri maju jadi Capres 2024

  Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan akan mempersiapkan dirinya untuk maju menjadi Calon Presiden pada Pemilu 2024 mendatang.

  Selengkapnya baca di sini

Pewarta: Boyke Ledy Watra
Editor: Nurul Hayat
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Instrumen hukum perlu diperkuat agar PSBB efektif dan memberi efek jera

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar