Pemerintah diminta lobi Saudi terkait pelarangan umrah karena Corona

Pemerintah diminta lobi Saudi terkait pelarangan umrah karena Corona

Presiden PKS Sohibul Iman (tengah), Sohibul Iman (tengah),dan Ketua Majelis Pertimbangan PKS DKI Mohammad Arifin (kanan) memberi keterangan pada wartawan di Car Free Day, Jakarta, Minggu (1/3/2020). ANTARA/Ricky Prayoga/pri.

kami berharap sih itu bisa tetap diberi izin beribadah, tentu dengan pengawasan
Jakarta (ANTARA) - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman meminta pemerintah Indonesia bisa menjalin komunikasi dengan pemerintah Arab Saudi untuk melobi terkait pelarangan umrah karena merebaknya virus Corona.

Lobi tersebut, kata Sohibul di Jakarta, Minggu, agar jemaah Indonesia yang telah tiba di Makkah tetap diizinkan untuk menunaikan ibadah umrah sehingga jemaah Indonesia yang telah tiba di Tanah Suci tidak perlu dijemput untuk dipulangkan ke Tanah Air.

"Kita berharap mereka (jemaah umrah Indonesia) yang sudah sampai sana, kami berharap sih itu bisa tetap diberi izin beribadah, tentu dengan pengawasan. Sehingga apa yang dikhawatirkan oleh pemerintah Saudi ya tidak terjadi," kata Sohibul.

Menurut Sohibul, pemerintah Indonesia juga perlu melakukan pengawasan terhadap jemaah Indonesia yang telah tiba di Makkah.

Baca juga: Arab Saudi berlakukan larangan umrah hingga 13 Maret 2020
Baca juga: Luhut katakan Menlu masih lobi Arab soal penghentian sementara umrah


"Hal itu dilakukan untuk meyakinkan pemerintah Arab Saudi bahwa jemaah Indonesia bebas dari virus Corona," ujar Sohibul.

Kendati demikian, Sohibul menyampaikan bahwa pada dasarnya dirinya menghormati dan tidak ingin mengintervensi keputusan pemerintah Arab Saudi yang menangguhkan sementara visa umrah bagi beberapa negara menyusul merebaknya wabah virus Corona (COVID-19).

Hanya saja, Sohibul menilai pemerintah juga perlu menjalin komunikasi dengan pemerintah Arab Saudi untuk memastikan kapan kiranya jemaah Indonesia bisa menunaikan ibadah umrah.

"Tentu pemerintah Saudi ingin melindungi warganya dari kemungkinan-kemungkinan adanya wabah Corona, kita hormati itu.Tapi tentu kami punya hak juga untuk bagaimana masyarakat Indonesia punya kepastian mereka kapan umrah gitu. Ini tinggal komunikasi bilateral saja," katanya.

Baca juga: Menkes hormati putusan Arab Saudi terkait penangguhan umrah
Baca juga: Kerugian perjalanan haji-umrah tak sebanding dengan risiko corona


Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyampaikan bahwa beberapa maskapai akan memulangkan jemaah umrah Indonesia yang sudah telanjur tiba di Arab Saudi.

Hal itu dilakukan menyusul keputusan pemerintah Arab Saudi telah menangguhkan penerbitan visa umrah dari beberapa negara, termasuk Indonesia.

Pewarta: Ricky Prayoga
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Jamaah umrah Indonesia di Arab Saudi akan pulang pada 15 Maret

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar