AP I: Pelarangan umroh pengaruhi 90 penerbangan/bulan ke Saudi Arabia

AP I: Pelarangan umroh pengaruhi 90 penerbangan/bulan ke Saudi Arabia

Ilustrasi - Jamaah Calon Haji Indonesia hendak menaikai pesawat menuju jedda, Saudi Arabia. dua orang calhaj Jambi nyaris gagal berangkat menunaikan ibadah haji karena belum melunasi BPIH. (Antara/Ist)

Kemungkinan nanti dampak di bulan Maret, dan April dengan adanya penghentian umroh tentu saja ini akan lebih besar lagi
Jakarta (ANTARA) - PT Angkasa Pura I (Persero) atau AP I menilai kebijakan pelarangan umroh akibat wabah Virus Corona dapat mempengaruhi 90 penerbangan per bulan ke Saudi Arabia.

"Kebijakan pelarangan umroh ini cukup berdampak ke Angkasa Pura I, karena kalau kita melihat jemaah umroh yang melalui bandara AP I ini juga cukup banyak sekitar 90 penerbangan per bulan ke Saudi Arabia," ujar Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi di Jakarta, Jumat.

Faik Fahmi sebelumnya menyampaikan bahwa terdapat potensi kerugian sekitar Rp207 miliar selama Januari-Februari akibat dihentikannya penerbangan domestik dan internasional.

Sedangkan Angkasa Pura I sendiri belum menghitung dampak terhadap bisnis non-penerbangannya atau non-aero, di mana BUMN pengelola bandara itu memiliki bisnis komersial seperti restoran, toko ritel dan sebagainya.

Namun secara umum, kalau penerbangannya berkurang, maka penumpang yang datang berkurang dan yang belanja juga akan berkurang.

"Kemungkinan nanti dampak di bulan Maret, dan April dengan adanya penghentian umroh tentu saja ini akan lebih besar lagi," kata Faik Fahmi.

Baca juga: 12.703 penerbangan di bandara AP I batal, potensi rugi Rp208 miliar

Menurut dia, wabah Virus Corona merupakan suatu hal yang terjadi dan dirasakan oleh seluruh pelaku bisnis, terutama industri aviasi.

Sebelumnya Pemerintah Arab Saudi memberlakukan larangan sementara bagi masyarakat yang ingin melakukan ibadah umrah di Mekkah mulai 26 Februari 2020 hingga 13 Maret 2020.

Pelarangan itu tertera di dalam surat edaran yang dikirim Arab Saudi kepada seluruh biro perjalanan umrah di seluruh dunia.

Pelarangan ini dibuat Arab Saudi untuk mengantisipasi penyebaran Virus Corona dari jemaah umrah.

Sejumlah biro perjalanan masih menunggu pemberitahuan lanjutan dari Arab Saudi terkait apakah penerbangan umrah akan kembali dibuka per 14 Maret 2020 atau justru larangan tersebut kembali diperpanjang.

Baca juga: Menhub temui calon jamaah umrah dampak larangan terbang ke Arab Saudi

Pewarta: Aji Cakti
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

INKA kebut pesanan kereta dari Bangladesh

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar