Politik kemarin, kesiapan KPU dalam pilkada hingga "Masyumi Reborn"

Politik kemarin, kesiapan KPU dalam pilkada hingga "Masyumi Reborn"

Mantan Penasihat KPK Abdullah Hehamahua dan sejumlah tokoh pada acara "Masyumi Reborn", di Aula Dewan Da'wah Islamiyah Indonesia (DDII), Jakarta, Sabtu (7/3/2020). ANTARA/Zuhdiar Laeis/am.

Jakarta (ANTARA) - Terdapat beberapa berita politik di Antaranews pada Sabtu (7/3) yang masih menarik untuk dibaca kembali dan menjadi perhatian publik, mulai dari kesiapan KPU dalam melaksanakan pilkada serentak hingga "Masyumi Reborn".

Berikut rangkuman berita selengkapnya yang masih menarik untuk dibaca hari ini:

*KPU pastikan 270 daerah sudah siap laksanakan pilkada*

Jember (ANTARA) - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Arief Budiman mengatakan sebanyak 270 daerah sudah siap melaksanakan pemilihan kepala daerah serentak 2020 berdasarkan tiga tolok ukur yang ditentukan oleh penyelenggara pemilu setempat.

"Ada tiga yang harus disiapkan jelang pilkada hingga saat ini yakni regulasi, sumber daya manusia (SDM), dan anggaran," katanya usai menjadi pembicara dalam kegiatan bertema "Mencari Pemimpin Berkualitas dan Berintegritas menuju Pilkada Damai 2020" di Gedung Sutardjo Universitas Jember, Jawa Timur, Sabtu.

Selengkapnya disini


*"Masyumi Reborn" digelar, sejumlah tokoh hadir*

Jakarta (ANTARA) - Sejumlah tokoh menghadiri silaturahmi keluarga besar dan pencinta Masyumi bertajuk "Masyumi Reborn" yang berlangsung di Aula Dewan Da'wah Islamiyah Indonesia (DDII), Jakarta, Sabtu.

Sejumlah tokoh itu, di antaranya mantan Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah, mantan Penasihat KPK Abdullah Hehamahua, mantan Staf Khusus Wapres Laode M Kamaludin, mantan Menteri Kehutanan MS Kaban, pengacara Eggy Sudjana, dan Sri Bintang Pamungkas.

Dipandu Ahmad Yani, politikus Partai Bulan Bintang (PBB), masing-masing tokoh itu diberi kesempatan menyampaikan pandangan mengenai lahirnya kembali Masyumi sebagai partai politik.

Selengkapnya disini


*Tanggapan Anas terkait calon Kepala Badan Otorita Ibu Kota*

Jember, (ANTARA) - Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas enggan berkomentar banyak terkait dengan namanya yang disebut sebagai salah satu calon Kepala Badan Otorita Ibu Kota Negara yang diumumkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Ya kita tunggulah karena itu baru diumumkan oleh Presiden, namun itu merupakan kehormatan bagi kami dan Banyuwangi," katanya saat menjawab pertanyaan wartawan, usai menjadi pembicara, di Gedung Sutarjo Universitas Jember, Jawa Timur, Sabtu.

Selengkapnya disini


*Cek fakta: Benarkah Haedar Nashir imbau warga NU tidak belajar di sekolah Muhammadiyah?*

Jakarta (ANTARA/JACX) - Sebuah narasi dilengkapi foto Ketua Umum Muhammadiyah Haedar Nashir beredar dan riuh menjadi perbincangan warganet di media sosial Twitter pada Jumat (6/3).

Dalam foto tersebut, pria bergelar profesor di bidang Ilmu Sosiologi itu diklaim telah mengeluarkan pernyataan yang memicu kontroversi di kalangan Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU).

Selengkapnya disini


*Diteror KKB, 800 warga dievakuasi Polri dari pegunungan Timika*

Jakarta (ANTARA) - Sekitar 800 warga beberapa desa di wilayah pegunungan Timika, Papua, Jumat (6/3), dievakuasi aparat kepolisian ke kota Timika karena sering diteror oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB).

Siaran pers Satgas Humas Operasi Nemangkawi Polri yang diterima ANTARA, di Jakarta, Jumat (6/3) malam, menyebutkan ada tiga desa yang warganya meminta perlindungan Polri, yakni Desa Utikini, Desa Banti, dan Desa Kimbely.

Selengkapnya disini

Pewarta: Syaiful Hakim
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komisi II DPR RI pantau kesiapan Pilkada serentak di Sultra

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar