Kapal nelayan bubu tenggelam di Pulau Mapur

Kapal nelayan bubu tenggelam di Pulau Mapur

Tim SAR Tanjungpinang melakukan pencarian terhadap korban kapal nelayan tenggelam di Perairan Mapur, Bintan (ANTARA/Nikolas Panama)

Tanjungpinang (ANTARA) - Kapal nelayan, KM Lintas Laut 3 bermuatan bubu penangkap kepiting tenggelam di perairan sebelah utara Pulau Mapur, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau.

Kepala Seksi Operasi dan Siaga Badan Pencarian dan Penyelamatan (Search and Rescue/SAR) Kota Tanjungpinang, Eko Suprianto, di Bintan, Kamis, mengatakan peristiwa itu diketahui setelah KM Lintas Laut 3 tidak dapat dihubungi di Perairan Utara Pulau Bintan.

Tim SAR sendiri mendapat informasi bahwa KM Lintas 3 dari Maritime and Port Authority of Singapore dan pemilik kapal, Rini. Tiga anak buah kapal berhasil selamat, sedangkan tiga anak buah kapal lainnya beserta satu nakhoda masih dalam pencarian.

Tiga anak buah kapal yang selamat yakni Isak Doli (30), Jafersus Wetang (26) dan Danil (35). Sedangkan tiga anak buah kapal lainnya dan satu orang nakhoda masih dalam pencarian yakni Junaidi (30) (nahkoda), Avis (25), Miran (24) dan Hamdan (35).

Baca juga: Empat korban kapal tenggelam di perairan Bintan belum ditemukan

“Kapal bermuatan bubu penangkap kepiting diketahui 'lost contact' di Perairan Utara Pulau Bintan, kapal belayar dari Jembatan 2 Barelang Batam-Perairan Pulau Mapur, Bintan,” ungkap Eko.

Tim SAR juga menggambarkan ombak di lokasi pencarian setinggi 0,3-0,8 meter.

Tim SAR Tanjungpinang mengerahkan empat personel bergerak menuju lokasi pencarian melibatkan MPA Singapura.

Sampai berita ini disiarkan belum diketahui penyebab kapal tersebut tenggelam.

Pewarta: Nikolas Panama
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Menteri KP: saatnya isi zona ekonomi eksklusif dengan nelayan Indonesia

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar