Kuala Lumpur (ANTARA News) - Malaysia sepi dari kampanye parpol (partai politik) Indonesia walaupun Senin, 16 Maret 2009, merupakan hari pertama kampanye terbuka hingga 5 April dan ada sekitar 10 parpol memliki cabang di negeri jiran ini.

"Hari ini, parpol Indonesia tidak ada yang melakukan kampanye walaupun hari awal kampanye terbuka. Jika saya lihat di TV hari ini di Indonesia, kampanye sedang ramai. Di Malaysia ini dilarang parpol Indonesia melakukan kampanye," kata Minister Counsellor politik KBRI Djoko Hardjanto, Senin.

"Setahu saya, tidak ada yang kampanye hari ini walaupun banyak perwakilan parpol Indonesia di Malaysia dan juga ada tiga orang WNI yang lama tinggal di Malaysia menjadi calon legislatif. Saya tidak tahu jika mereka adakan kampanye diam-diam atau terselubung," kata Djoko Hardjanto.

Sementara itu LPP (Lembaga Pemenangan Pemilu) PKB di Malaysia, Senin mengadakan sosialisasi mengenai cara pencoblosan pada Pemilu 9 April di Klang, Selangor, walaupun sosialisasi itu merupakan kampanye terselubung.

"Kami hanya mengadakan sosialisasi pemungutan suara kepada sekitar 150 buruh bangunan di Klang Selangor karena pada Pemilu kali ini berbeda. Pemilih tidak mencoblos tapi mencentang nama calon yang dipilih," kata Saiful Aiman, ketua LPP PKB di Malaysia.

Caleg DPR dari PKB Machrodji Magfhur yang sudah tinggal hampir 26 tahun di Malaysia mengatakan, bahwa hari Senin LPP hanya melakukan sosialisasi pemungutan suara.

"Tapi nanti Rabu (18/3) saya akan kampanye langsung di kawasan Klang Selangor," katanya.

Pada Pemilu 2009 ini, untuk pertama kalinya. WNI yang tinggal lama di Malaysia memiliki calon legislatif yakni Machrodji Magfhur dari PKB calon anggota DPR, Wawan Syakir Darmawan calon anggota DPR, dan Zainul Abidin calon anggota DPR dari Partai Hanura.

Parpol yang memiliki perwakilan atau cabang di Malaysia di antaranya ialah Partai Golkar, Partai Demokrat, PKB, Partai Hanura, PAN, PKS, dan PPP.(*)

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2009