Antisipasi COVID-19, Taman Safari Indonesia lakukan langkah preventif

Antisipasi COVID-19, Taman Safari Indonesia lakukan langkah preventif

Aktivitas baru bertajuk Feeding Rhino, yakni memberi makan badak sumatera di Baobab Safari Resort di Pasuruan, Jawa Timur. (FOTO ANTARA/HO-TSI Prigen)

Penyanitasi tangan disebar mulai dari gerbang tiket, area rekreasi, baby zoo, restoran, area presentasi edukasi, dan beberapa titik di area hotel
Surabaya (ANTARA) - Tempat rekreasi dan edukasi Taman Safari indonesia (TSI) Group melakukan langkah preventif dalam rangka mengantisipasi penyebaran virus COVID-19, salah satunya dengan menyediakan cairan penyanitasi tangan (hand sanitizer) di puluhan titik lokasi di masing-masing unit.

Langkah-langkah preventif itu dilakukan di seluruh unit seperti di Taman Safari Bogor(Jawa Barat), Taman Safari Prigen (Jawa Timur, Bali Safari Park (Bali) , dan Jakarta Aquarium.

"Selain itu, hotel-hotel yang berada di bawah pengelolaan TSI Group yakni Safari Lodge, Royal Safari Garden, Baobab Safari Resort, dan Mara River Safari Lodge juga melakukan tindakan serupa," kata Hotel Manager Baobab Safari Resort, M Burhan melalui keterangan tertulis di Surabaya, Senin.

Ia mengatakan, penyanitasi tangan disebar mulai dari gerbang tiket, area rekreasi, baby zoo, restoran, area presentasi edukasi, dan beberapa titik di area hotel.

"Kami juga rutin membersihkan tiap sudut ruangan, meja, kursi, handel pintu, wahana rekreasi, dan counter restoran, dengan menggunakan desinfektan setiap satu jam sekali," katanya.

Ia mengatakan, jika ada karyawan dengan temperatur tubuhnya tinggi, maka manajemen TSI akan meminta karyawan untuk tidak bekerja sementara waktu sambil menunggu perkembangan kesehatannya.

"Kami memastikan setiap karyawan dalam kondisi tubuh yang sehat saat bekerja dengan memeriksa suhu tubuh mereka rutin setiap hari," katanya.

Begitu pula dengan pengunjung, kata dia, nantinya akan diperiksa suhu tubuhnya tiap kali memasuki area TSI. Bagi pengunjung yang membutuhkan -- saat flu, batuk atau bersin --, di masing-masing unit pun disediakan masker gratis.

"Setiap hari, kondisi satwa dipantau oleh 'keeper' (perawat satwa)  dan dokter hewan. Jika ada gejala tak wajar pada satwa, maka dokter hewan bergerak cepat untuk memeriksa kondisi satwa tersebut," katanya.

Di sisi lain, ia juga menjelaskan ada keseruan baru di Baobab Safari Resort yang dijamin akan membuat para tamu menikmati setiap momen menginap di resort yang berlokasi di Taman Safari Prigen, Pasuruan, Jawa Timur ini.

"Aktivitas baru tersebut bertajuk Feeding Rhino, yakni memberi makan badak sumatera, satwa khas asli Indonesia," kata Diaz Yonadie selaku General Manager Taman Safari Prigen.

Sebagai bagian dari Taman Safari Indonesia (TSI) Group, Baobab Safari Resort tetap mengedepankan konservasi pada setiap aktivitas dan layanan kepada tamunya.

Termasuk salah satunya adalah aktivitas memberi makan satwa. Setelah Feeding Giraffe, yang telah sukses menarik animo para tamu, Baobab Safari Resort menghadirkan Feeding Rhino, demikian Diaz Yonadie.

Baca juga: LIPI dorong mitigasi penyebaran virus corona dari satwa liar

Baca juga: TSI Prigen pastikan kondisi satwa masih aman meski kebakaran hutan

Baca juga: Siaga corona, Kementan minta veteriner investigasi kasus satwa liar

Baca juga: Banteng Liar yang Mengamuk Diselamatkan di TSI Prigen

Pewarta: Indra Setiawan
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Puluhan ekor burung Jalak Bali dilepas dari penangkaran

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar