Roma (ANTARA News/AFP) - Jose Mourinho memberitahu Presiden Inter Milan, Massimo Moratti, bahwa ia perlu menghilangkan beberapa pemain bila ia mesti membawa tim asuhannya meraih mahkota Liga Champions untuk pertama kalinya sejak 1965.

Ketika berbicara dengan Gazzetta delllo Sport hari Rabu, Mourinho mendaftar sejumlah tuntutan dalam upaya mencapai keberhasilan benua bagi suatu klub yang sering mengalami kekecewaan di panggung Eropa.

Meskipun menjadi juara Liga Utama Italia dalam tiga tahun terakhir dan sekarang ini memimpin klasemen sementara dengan keunggulan tujuh poin, Inter Milan secara konsisten gagal di Eropa.

Klub raksasa Italia itu belum pernah mencapai final di kompetisi klub utama Eropa sejak 1972 dan hanya sekali mencapai semifinal, di musim 2002-03, sejak Liga Champions diperluas 1997-98 untuk memungkinan para pemegang gelar nondomestik ambil bagian dalam kompetisi tersebut - dalam kenyataannya penampilan mereka di empat besar sebelumnya adalah di tahun 1980-81.

Tetapi, Mourinho yakin ia mempunyai jawaban pada teka-teki berdasar permainan kata-kata Inter Milan itu, di antaranya adalah mengembangkan para pemain muda, mengurangi ukuran skuad, dan memperbaiki fasilitas latihan mereka.

Tetapi, Mourinho tidak menginginkan perekrutan pemain dalam jangka pendek.

"Dengan empat pemain lagi yang berusia di atas 30-an tahun, saya tidak akan tinggal di sini, tetapi dengan empat pemain top saya akan menerima tantangan itu," kata mantan bos Chelsea itu.

"Sudah pasti saya tidak ingin lagi bekerjasama dengan 29 pemain, karena itu kami juga harus menjual para pemain," katanya.

Itu berarti akan banyak pemain yang akan meninggalkan klub tersebut di musim panas ini, karena Mourinho ingin mengembangkan para pemain muda, seperti pasangan remajanya, Mario Balotelli dan Davide Santon.

Tetapi, Mourinho juga menginginkan fasilitas latihannya diubah.

"Hal-hal pertama yang mesti pertama kali diperlukan Inter adalah memperbaiki tingkat kondisi kerjanya," kata Mourinho.

"Dimulai dengan (kompleks latihan) Pinetina, tempat kami harus mengubah bukan hanya lapangan latihan, tetapi juga strukturnya untuk memungkinkan para pemain kami memberikan yang terbaik.

"tim memerlukan kesempatan perbaikan yang lebih besar. Bila anda mempunyai dua pemain muda seperti Balotelli dan Santon dengan potensi sangat besar untuk memperbaiki diri, Anda tidak dapat merasa mantap, kami perlu empat atau lima pemain seperti ini tahun depan.

"Suatu tim yang menjadi harapan masa depan serta masa kini perlu melihat segala sesuatunya dengan cara yang berbeda," katanya.

Tetapi, Mourinho mengakui bahwa tidak mudah untuk meyakinkan Moratti guna mengambil pendekatan jangka panjang, meskipun ia mengatakan bahwa selama ini ia berhasil dengan pendekatan itu.

"Kini ia sedang mempertimbangkan apa yang saya katakan kepadanya. Ia sedang menganalisa pemikiran dan keinginan saya," kata Mourinho.

"Kami memerlukan lebih banyak lagi pemain muda potensial. Dan bahkan meskipun ini berarti kami akan kehilangan sesuatu dalam potensi kami untuk segara menang, saya yakin ini merupakan risiko yang mesti tidak kita takuti.

"Kami bekerja untuk kami, untuk masa depan kami. Saya tidak ingin hanya mempromosikan diri saya sendiri, menang besok dan kemudian meninggalkan pengganti saya dengan suatu kelompok pemain yang tidak mempunyai potensial.

"Saat saya tiba di sini, saya mempunyai suatu kelompok dimana saya harus meninggalkan lima pemain dari daftar (25 pemain) Liga Champions.

"Saat saya pergi dari sini, tidak akan ada masalah ini. Kelompok yang ideal ialah kelompik dimana tidak ada yang merasa dikeluarkan.

"Inilah jalan yang harus berani ditempuh.

"Saya akan memberi Anda contoh, saat (Luis Felipe) Scolari tiba di Chelsea (hanya kurang setahun setelah Mourinho pergi) ia mengatakan ia belum pernah menemukan suatu klub yang sama teraturnya dengan skuad profesional dan dengan banyak pemain potensial - itu membuat saya bangga.

"Bila saya mengambil pekerjaan, saya bekerja untuk klub itu, bukan hanya untuk saya," katanya.(*)

Pewarta:
Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2009