Puncak kegiatan "Garuda di Lautku" dilaksanakan sederhana

Puncak kegiatan "Garuda di Lautku" dilaksanakan sederhana

Komandan Lantamal VI Laksamana Pertama TNI Hanarko Djodi Pamungkas didampingi Kadispen Lantamal VI Kapten Suparman Sulo di sela media briefing di Makassar, Selasa (17/3/2020). ANTARA/Suriani Mappong

Makassar (ANTARA) - Puncak kegiatan "Garuda di Lautku" dengan penamanan terumbu karang di dasar laut di kawasan Pulau Kodingareng, Makassar pada Rabu (18/3) dilaksanakan secara sederhana dan hanya kalangan internal TNI Angkatan Laut.

Hal itu dikemukakan Komandan Lantamal VI Laksamana Pertama TNI Hanarko Djodi Pamungkas pada media briefing di Makassar, Selasa.

Dia mengatakan, pelaksanaan puncak kegiatan "Garuda di Lautku" itu tidak massif, berkenaan dengan imbauan pemerintah untuk mengurangi kegiatan yang mengumpulkan massa demi mencegah penyebaran Covid-19 atau yang dikenal dengan virus Corona.

"Berkenaan kegiatan 'Garuda di Lautku", sesuai imbauan pemerintah, kegiatan besok hanya internal dan sifatnya seremonial saja, sedang kegiatan besarnya sudah dilakukan pada Sabtu, Minggu kemarin," katanya.

Baca juga: "Tiktok" cuci tangan cegah COVID-19 digelar Lantamal VI dan Pramuka

Baca juga: KRI Bima Suci berlabuh di Makassar dukung "Garuda Di Lautku"

Baca juga: Penyelam turunkan 36 media koral transplantasi "Garuda Di Lautku"


Dengan demikian, lanjut dia, tidak dilakukan kegiatan besar-besaran, hanya dilakukan internal TNI AL saja, meski tetap berada di atas KRI Bima Suci dengan agenda pemberian Rekor Museum Republik Indonesia (MuRI) dan penghargaan pada para penyelam.

Sebelumnya telah digelar open ship pada dua KRI, yakni KRI Bima Sakti dan KRI Bima Suci di kawasan Pelabuhan peti kemas Hatta, Makassar selama tiga hari.

Namun, setelah pemberitahuan dari pemerintah setempat untuk tidak layanan berkumpulnya massa, maka pihak Lantamal VI langsung menutup akses kunjungan ke kedua KRI tersebut dan melakukan penyemprotan disinfektan untuk mencegah penyebaran virus Corona.

"Yang jelas misi untuk menggelorakan semangat kebaharian dan nasionalisme pada generasi muda atau milenial kami yakini sudah sampai," ujarnya sembari mengimbuhkan, kegiatan ini akan menjadi tonggak sejarah awal yang diperhitungkan.

Pasalnya, lanjut Danlantamal VI, kegiatan ini tidak berhenti sampai di sini saja, tapi akan dilanjutkan dengan kegiatan serupa di lain waktu dan kesempatan.*

Baca juga: Dua KRI dibuka untuk umum meriahkan "Garuda Di Lautku"

Baca juga: Gabungan pasukan elit TNI AL berpartisipasi di "Garuda Di Lautku"

Baca juga: Tujuh jenis koral digunakan transplantasi "Garuda Di Lautku"

 
KRI Bima Suci di Makassar yang akan digunakan untuk acara seremonial puncak kegiatan "Garuda di Lautku" penanaman terumbu karang berbentuk Garuda berukuran 40x40 meter di dasar laut kawasan Pulau Kodingareng, Makassar yang dijawalkan Rabu (18/3/2020). ANTARA/Suriani Mappong

Pewarta: Suriani Mappong
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Garuda di Lautku, siap jadi laboratorium dunia

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar