Surabaya (ANTARA News) - Peluang Tim Indonesia untuk berprestasi di kejuaraan dunia bulu tangkis beregu campuran Piala Sudirman yang berlangsung di Guangzhou, China pada 10-17 Mei 2009, sangat tergantung dari hasil undian.

Pelatih Puslatda Bulu Tangkis Jatim, Ferry Stewart kepada ANTARA di Surabaya, Rabu, mengatakan kekuatan tim "Merah Putih" masih cukup menjanjikan untuk bersaing dengan negara-negara lain, seperti Korea Selatan, Malaysia, Denmark, dan Hongkong.

"Asalkan tidak berada satu grup atau bertemu Cina lebih dulu, saya optimis Indonesia bisa menembus final. Saat ini kekuatan Cina memang paling ditakuti oleh pesaingnya," katanya.

Cina memiliki kekuatan merata di semua nomor dan rata-rata pemainnya memiliki peringkat dunia cukup bagus. Sementara negara-negara pesaing lainnya, kekuatannya timpang dan masih mungkin untuk dikalahkan.

"Kalau Indonesia bertemu Malaysia, Korea atau Denmark, pasti ramai dan peluang untuk memenangkan pertandingan sama besar," ujar Ferry yang juga mantan pelatih kepala Tim PON Jatim itu.

Sebelumnya, PB PBSI telah mengumumkan 20 pemain, terdiri dari 12 pemain putra dan delapan pemain putri masuk dalam tim inti Piala Sudirman 2009.

Semua pemain tersebut adalah anggota Pelatnas dan sebagian di antaranya pertama kali memperkuat Tim Piala Sudirman, seperti Tommy Sugiarto, pasangan Bona Septano/Mohammad Ahsan, Shendy Puspa Irawati/Meiliana Jauhari, dan Nitya Krishinda.

Ferry Stewart mendukung keputusan PB PBSI untuk tidak memasukkan pemain nonpelatnas dan mendaftarkan beberapa muka baru yang belum banyak berpengalaman di kejuaraan beregu dunia.

"Inilah kekuatan terbaik yang dimiliki Indonesia saat ini dan saya tetap optimis dengan mereka, meskipun peluang merebut juara sangat berat. Kuncinya adalah motivasi dan kesiapan fisik serta mental," ujar Ketua Bidang Pembinaan Prestasi PBSI Jatim itu.

Senada dengan Ferry Stewart, pelatih PB Suryanaga Surabaya, Wijanarko Adimulya yang ditemui terpisah, mengakui saat ini hanya Cina yang memiliki materi pemain paling lengkap dan layak diunggulkan merebut Piala Sudirman.

"Bukan berarti saya mengecilkan kekuatan negara lain, tapi kenyataannya memang begitu. Namun, kejuaraan beregu sangat berbeda dengan kejuaraan perorangan, karena mental dan kekompakan juga berpengaruh pada tim," katanya.

Wijanarko berharap Tim Indonesia memperoleh hasil undian yang menguntungkan di babak awal dan terhindar bertemu dengan tuan rumah Cina.

"Saya juga salut kepada PBSI yang mulai berani memberi kesempatan kepada pemain-pemain muda untuk memikul tanggung jawab yang sangat berat ini," tambahnya.(*)

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2009