Pusat Boron Neutron Capture Therapy di NTHU mulai obati pasien kanker otak dari luar negeri

Pusat Boron Neutron Capture Therapy di NTHU mulai obati pasien kanker otak dari luar negeri

Mekanisme pengobatan BNCT. Sejak dikonversi untuk digunakan di BNCT, reaktor penelitian di NTHU telah digunakan untuk mengobati lebih dari 130 pasien. (Antara/BUSINESS WIRE)

HSINCHU, Taiwan--(Antara/BUSINESS WIRE)-- Pada tanggal 14 Februari, alunan merdu dari gerakan keempat Simfoni Kelima Mahler terdengar di dalam gedung Tsing Hua Open pool Reactor (THOR) di National Tsing Hua University (NTHU) - karena ini adalah karya musik favorit dari wanita Eropa yang ada di sini untuk menjalani Boron Neutron Capture Therapy (BNCT) untuk tumor otak ganas. Ini merupakan pengobatan keduanya. Ukuran glioma ganas jauh di batang otaknya telah dikurangi dari 3,51 cm ke 1,06 cm setelah pengobatan pertama. 

Untuk melihat rilis pers multimedia selengkapnya, klik di sini: https://www.businesswire.com/news/home/20200325005023/en/

Bekerjasama dengan Taipei Veterans General Hospital (TVGH), NTHU telah mengkonversi THOR untuk digunakan di BNCT. Saat ini, pengobatan tersebut telah memberikan kesempatan hidup untuk lebih lebih dari 130 pasien kanker dari seluruh dunia.

Menurut Profesor Chou Fong-in, BNCT merupakan terapi radiasi target di mana pasien pertama-tama disuntik dengan obat yang mengandung boron; setelah obat menumpuk dalam tumor, sinar neutron digunakan untuk menyinari tumor untuk memberikan dosis kuratif khusus untuk tumor, sambil menghemat jaringan normal.

Seperti yang dijelaskan oleh onkologi TVGH Chen Yi-wei, obat boron-10 mengandung struktur seperti asam amino esensial, dan sel kanker membutuhkan banyak nutrisi untuk mendukung proliferasi abnormal. Demikian sel kanker menyerap hampir semua boron-10 sebelum sel normal memiliki kesempatan untuk itu. Boron bertindak sebagai semacam muatan peledak, dan ketika sel kanker telah sudah penuh, sinar neutron digunakan untuk "meledakkan" muatan, membunuh habis sel kanker.

Suami pasien ini adalah dokter. Ia mengatakan bahwa istrinya dulu adalah pemain tenis yang rajin, namun empat tahun yang lalu ia tiba-tiba melihat dua bola terbang ke arahnya pada saat yang sama, gejala klasik diplopia. Pemindaian tomografi terkomputerisasi (CT), namun, setelah itu terungkap adanya lesi glioma di otaknya, yang terletak jauh di dalam batang otaknya. Setelah menjalani dua kraniotomi dengan radioterapi pisau gamma, glioma kambuh dan berubah menjadi ganas. Atas saran seorang ahli Onkologi Radiasi, mereka bertanya tentang perawatan yang ditawarkan di TVGH.

Menurut Dr. Chen, syarat utama untuk BNCT adalah obat yang mengandung boron yang cocok untuk penyerapan oleh sel kanker, dan sumber neutron stabil dengan spektrum energi yang sesuai. Reaktor penelitian NTHU telah dipasang untuk memberikan sumber neutron. Ini bahkan lebih baik daripada sumber neutron yang digerakkan akselerator yang dikembangkan di Jepang untuk digunakan di rumah sakit.

NTHU dan Pemerintah Kota Taoyuan berencana untuk mengembangkan bersama-sama kompleks medis sebagai bagian dari Taoyuan Aetropolis untuk dibangun di dekat Bandara Taoyuan. BNCT akan memainkan peran utama di fasilitas baru, dan akan digunakan untuk mengobati pasien Taiwan dan luar negeri.

Baca versi aslinya di businesswire.com: https://www.businesswire.com/news/home/20200325005023/en/

Kontak
Holly Hsueh
TEL: (886)3-5162006

Sumber: National Tsing Hua University

Pengumuman ini dianggap sah dan berwenang hanya dalam versi bahasa aslinya. Terjemahan-terjemahan disediakan hanya sebagai alat bantu, dan harus dengan penunjukan ke bahasa asli teksnya, yang adalah satu-satunya versi yang dimaksudkan untuk mempunyai kekuatan hukum.

Pewarta: PR Wire
Editor: PR Wire
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar