Atletik

Suryo Agung kenang Bob Hasan sosok berdedikasi

Suryo Agung kenang Bob Hasan sosok berdedikasi

Sejumlah pelayat mengantre untuk mengucapkan belasungkawa kepada keluarga Muhammad Bob Hasan di rumah duka di Kebayoran Baru, Jakarta, Selasa (31/3/2020). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/aww.

Jakarta (ANTARA) - Mantan pelari nasional Suryo Agung Wibowo mengatakan sangat kehilangan atas kepergian Ketua Umum PB PASI Bob Hasan yang wafat pukul 11.00 WIB di RSPAD Jakarta, Selasa.

Pria berusia 36 tahun itu mengenang Bob Hasan sebagai sosok berdedikasi, mengingat ia telah amat berjasa selama 40 tahun mengabdi pada cabang atletik Indonesia.

“Sangat kehilangan. Bapak adalah sosok yang mau mendedikasikan semua apa yang beliau punya hanya untuk kemajuan atletik Indonesia,” kata Suryo Agung yang kini Aparatur Sipil Negara (ASN) kepada ANTARA di Jakarta, Selasa.

Dia juga menilai Bob Hasan sangat berpengaruh besar dalam karier dan kehidupannya. Di bawah asuhannya, ia pernah menyandang label manusia tercepat Asia Tenggara usai mencatatkan rekor 10,17 detik pada SEA Games 2009 di Laos.

Meski dilabeli manusia tercepat di Asia Tenggara, Suryo yang pernah tampil pada Olimpiade 2008 Beijing itu mengingat betul justru Bob Hasan tak ikut-ikutan seperti kebanyakan orang memuji prestasinya itu dan malah selalu mengingatkannya agar tak cepat berpuas diri.

Baca juga: Emilia Nova punya kenangan tersendiri tentang Bob Hasan

“Ketika SEA Games 2009, saat saya meraih emas dan pecah rekornas dan rekor SEA Games dengan catatan waktu 10.17 detik, beliau bilang, ‘Gung lu harus bisa lari lebih kencang lagi, di bawah 10.10 detik,’” kenangnya.

Komentar-komentar itu yang justru memacu atlet untuk lebih bersemangat berprestasi. Terbukti, banyak atlet yang diorbitkan oleh Bob Hasan selama menjadi pengurus PASI. Terkini, ada Lalu Muhammad Zohri yang  lolos ke Olimpiade Tokyo.

“Intinya dia memacu kami dan jangan berpuas diri dengan apa yang sudah diraih, jadi terus menerus berprestasi," ucapnya.

Bob Hasan yang menjabat Ketua Umum PB PASI sejak 1976 itu meninggal dunia dalam usia 89 tahun setelah berjuang melawan penyakit kanker dan paru-paru yang dideritanya.

Bob akan dimakamkan di Ungaran, Jawa Tengah, Rabu (1/4). Sebelum ditempatkan di peristirahatan terakhirnya, almarhum Bob Hasan akan terlebih dulu disemayamkan di rumah duka di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Baca juga: Zohri anggap Bob Hasan bapak sendiri

Pewarta: Shofi Ayudiana
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar