Suka cabut uban? Siap-siap rambut rontok permanen

Suka cabut uban? Siap-siap rambut rontok permanen

Ilustrasi mencabut uban (Pixabay)

Jakarta (ANTARA) - Bukannya tumbuh 10 helai uban baru, mencabut rambut berwarna abu-abu itu hanya akan membuat Anda menghadapi kerontonkan rambut yang permanen, kata Dr Eileen Tan, ahli dermatologi Rumah Sakit Mount Elizabeth Novena, Singapura.

Dia seperti dilansir Channel News Asia, mengatakan, folikel (kantung kecil di kulit kepala tempat rambut tumbuh) akan menghasilkan seuntai rambut abu-abu sesuai tempat rambut tumbuh.

Jika Anda terus-menerus mencabut uban dari folikel yang sama, pabrik pembuat rambut itu mungkin berhenti berproduksi untuk selamanya.

Dr Robert Shmerling dari Harvard Health Publishing mengungkapkan, uban muncul karena folikel rambut Anda menghasilkan lebih sedikit warna seiring bertambahnya usia.

"Jadi ketika rambut melewati siklus alami kematian dan regenerasi, rambut cenderung tumbuh dengan warna abu-abu," kata dia.

Baca juga: Peneliti jelaskan hubungan stres dengan uban

Baca juga: Solusi agar uban tak cepat muncul


Dia mencatat, genetika biasanya menentukan kapan uban muncul. Hal senada juga diungkapkan Tan. Dengan kata lain, jika orang tua atau kerabat Anda sudah mulai beruban di usia 30 tahunan, kemungkinan besar Anda akan mengalaminya juga.

Menurut laman Healthline, kemungkinan uban muncul meningkat setelah usia 30, 10-20 persen setiap dekade.

Di sisi lain, stres memicu kondisi umum yang disebut telogen effluvium, yang menyebabkan rambut rontok sekitar tiga kali lebih cepat dari biasanya.

"Tetapi jika Anda setengah baya dan rambut Anda rontok dan regenerasi lebih cepat karena stres, mungkin saja rambut yang tumbuh akan menjadi warna abu-abu, bukan warna aslinya," kata Shmerling.

Tan mengatakan, penyakit tiroid dan kondisi autoimun seperti vitiligo dan alopecia areata, bisa menjadi penyebab munculnya uban.

Uban akan tetap demikian kecuali jika Anda mewarnainya. Menurut Healthline, suplemen vitamin, tonik rambut tidak akan mengembalikan produksi melanin atau pigmentasi folikel.

Setelah folikel berhenti memproduksi melanin, rambut yang dihasilkannya akan menjadi berwana abu-abu.

Namun, Anda bisa memperlambat masa melanin berhenti misalnya, melalui konsumsi makanan yang kaya akan Vitamin B6, B12 (baik vitamin B dapat ditemukan dalam daging, ikan, dan produk susu) dan D (bayam, kangkung, sarden, salmon).

Makanan ini dapat membantu rambut Anda mempertahankan pigmentasi dan menunda munculnya uban, kata Dr. Tan.

Baca juga: Mengatasi uban di usia muda

Baca juga: Awas! Wanita Beruban Lebih Cepat

Baca juga: Sesuaikan cat rambut dengan warna kulit

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar