Batam (ANTARA News) - Sebanyak 14 pelaku usaha kecil menengah dan mikro binaan Kadin Kepulauan Riau, Kamis berangkat ke Johor Bahru untuk berdagang di pekan raya Indofair 2009 di Plaza Kota Raya Johor Bahru, Semenanjung Malaysia, 26 Juni-2 Juli.

Mereka berangkat melalui Pelabuhan Feri Internasional Batam Centre menuju Pelabuhan feri Internasional Pasir Gudang, Johor Bahru.

Junaidi (52,) pengusaha keripik singkong, pisang dan emping membawa 1,4 ton produknya, atau dua kali lipat ketimbang ketika pada November 2009 pertama kali mengikuti Indofair yang diselenggarakan Kadin Kepri bersama Seksi Ekonomi Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Johor.

Ia mengatakan, melipatgandakan barang yang akan dijualnya sebab pada tahun lalu laris manis sehingga kehabisan dan harus kembali ke Batam untuk membeli kembali dari mitra dagang di beberapa mal dan membawa ke Plaza Kota Raya.

Sri Yulia (47), asal Bandung, yang sudah empat tahun tinggal di Batam, membawa produk kerajinan buatan sendiri berupa cangkang kerang yang diolah dengan sentuhan seni menjadi cendera mata khas Batam.

Perempuan yang pernah kuliah di Program Studi Desain Grafis Universitas Trisakti itu, dalam beberapa bulan ini pada setiap malam Minggu berjualan di Pasar Malam Tanjungpandan Batam, kerjasama Nongsa Point Marina Resort dan Himpunan pengusaha Muda Indonesia.

Pasar malam itu banyak banyak dikunjungi wisatawan mancanegara terutama warga negara Singapura, Malaysia dan Filipina . "Tamu, banyak membeli kerajinan kerang yang saya buat," katanya.

Bagi Nur Wening (38), berdagang di Johor Bahru, merupakan pengalaman pertama berjualan di luar negeri.

Warga perumahan Pesona Asri Batam itu membawa produk kerajinan tangan dari Yogyakarta.(*)

Pewarta:
Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2009