Pemkab Purwakarta pastikan sebelum PSBB bansos tunai tersalurkan

Pemkab Purwakarta pastikan sebelum PSBB bansos tunai tersalurkan

Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika meninjau cadangan beras menjelang diterapkannya PSBB. ANTARA/HO-Pemkab Purwakarta

rumah warga penerima bantuan dilakukan pemasangan stiker
Purwakarta (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, memastikan bantuan sosial tunai untuk warga terdampak COVID-19 sudah terdistribusikan sebelum penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Purwakarta, Iyus Permana, di Purwakarta, Senin, mengatakan, hingga kini pihaknya masih melakukan pemutakhiran data penerima bantuan sosial tunai.

"Mudah-mudahan bantuan itu bisa segera didistribusikan. Kita targetkan bantuan sudah terdistribusikan sebelum diberlakukan PSBB di wilayah Purwakarta," katanya.

Baca juga: Ridwan Kamil teken Pergub PSBB Wilayah Jawa Barat
Baca juga: Gubernur sebut PSBB Jabar momentum untuk tes masif COVID-19


PSBB di wilayah Purwakarta itu sendiri akan digelar pada Rabu (6/5), berbarengan dengan daerah lain di Jawa Barat.

Iyus yang juga menjabat Sekda Purwakarta menyampaikan, sebelumnya Pemkab Purwakarta telah mengalokasikan anggaran penanggulangan masalah sosial selama tanggap COVID-19 sebesar Rp24 miliar, diperuntukkan bagi sekitar 12 ribu kepala keluarga (KK).

"Anggaran itu disiapkan untuk membantu masyarakat kurang mampu selama empat bulan ke depan sebesar Rp500 ribu per bulan, terhitung mulai Mei, Juni, Juli hingga Agustus 2020," katanya.

Baca juga: Sebuah masjid di Purwakarta buka layanan sosial ATM beras untuk warga
Baca juga: Muda Lawan Corona, penggalangan dana untuk pekerja seni Purwakarta


Ia menjelaskan, untuk teknis penyaluran bantuan masalah sosial dari Pemkab Purwakarta ini tidak berupa bantuan sembako. tapi berbentuk uang tunai yang akan dikirim langsung ke masing-masing penerima.

"Di rumah warga penerima bantuan dilakukan pemasangan stiker. Kami juga akan melakukan evaluasi. Jadi, jika setelah berjalan nanti ada penerima yang tidak sesuai ketentuan atau tak masuk kriteria penerima, maka akan direvisi di bulan berikutnya dan bantuannya akan dialihkan ke yang lebih berhak," kata Iyus.

Sementara itu, selain bantuan uang tunai untuk 12 ribu KK, Pemkab Purwakarta juga menyiapkan 100 ton beras sebagai bantuan bagi masyarakat yang terdampak wabah corona. Bantuan beras ini akan disalurkan untuk 10 ribu KK di wilayah Purwakarta.

Baca juga: Dedi Mulyadi hentikan kegiatan pemulung, menjamin kebutuhan hidupnya
Baca juga: Gugus Tugas Purwakarta: Lima orang positif COVID-19 sembuh


Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika berharap agar bantuan pangan itu bisa membantu meringankan beban masyarakat, khususnya mereka yang ada di enam kecamatan yang terkena pemberlakuan PSBB.

"Ada cadangan 100 ton beras yang kami simpan di Bulog dan siap disalurkan ke masyarakat untuk pelaksanaan PSBB nanti," katanya.

Menurutnya, cadangan beras ini memang sudah disiapkan untuk penanganan COVID-19. Untuk bantuan beras tersebut, saat ini jajarannya masih melakukan pendataan.

Pada Rabu (6/5), PSBB di Purwakarta akan digelar secara parsial atau di enam kecamatan, yakni di Kecamatan Purwakarta, Jatiluhur, Babakan Cikao, Campaka, Pasawahan dan Kecamatan Bungursari. 

Baca juga: Balita yang positif COVID-19 di Purwakarta dinyatakan sembuh
Baca juga: Bupati Purwakarta ingatkan pusat belanja laksanakan protokol kesehatan

Pewarta: M.Ali Khumaini
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Mensos: Realisasi penyerapan APBN Kemensos tertinggi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar