LinkAja Syariah inisiasi program zakat berbasis kelurahan

LinkAja Syariah inisiasi program zakat berbasis kelurahan

Tampilan layanan syariah LinkAja. (ANTARA/HO LinkAja)

... Untuk itu, Layanan Syariah LinkAja hadir guna memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan harian dan mengisi bulan Ramadhan dengan kegiatan positif dan bermanfaat
Jakarta (ANTARA) - Setelah meluncurkan layanan syariah, LinkAja menginisiasi Program Zakat dan Sedekah Berbasis Kelurahan yang akan berlangsung sepanjang tahun.

Program yang dimulai di area Jakarta bersama BAZIS DKI Jakarta itu nantinya akan terus diperluas ke berbagai daerah lainnya agar dapat menjangkau lebih banyak muzakki dan mustahik di seluruh Indonesia.

"Kami harap kehadiran Layanan Syariah LinkAja dapat dimanfaatkan oleh seluruh umat yang meyakini syariat Islam untuk memenuhi kebutuhan produk halal serta dimaksimalkan untuk membantu sesama dalam rangka menunaikan ibadah dengan penuh berkah," kata Direktur Utama LinkAja Haryati Lawidjaja dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin.

Haryati menuturkan sebagai penyedia layanan uang elektronik berbasis syariah pertama dan satu-satunya di Indonesia, layanan syariah LinkAja menghadirkan solusi yang memudahkan masyarakat untuk tetap dapat memenuhi kebutuhan harian selama menjalani Ramadhan di rumah.

Dengan ekosistem layanan holistik yang sesuai dengan kaidah syariah, layanan syariah dari PT Fintek Karya Nusantara itu berupaya memaksimalkan beragam kemudahan pembayaran dan sederet program kemanusiaan secara digital.

Kemudahan itu diantaranya pembayaran tagihan telepon, pajak, listrik, serta layanan transportasi hingga untuk berbelanja beragam kebutuhan harian serta donasi dan zakat di beberapa mitra lokapasar, seperti Tokopedia, Bukalapak ataupun Blibli.com dengan pembayaran yang sesuai dengan kaidah syariah.

"Tahun ini umat muslim di Indonesia menjalankan bulan suci dalam keadaan yang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Untuk itu, Layanan Syariah LinkAja hadir guna memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan harian dan mengisi bulan Ramadhan dengan kegiatan positif dan bermanfaat," tambah Haryati.

Guna memfasilitasi masyarakat menunaikan ibadah ZISWAF (Zakat, Sedekah, Wakaf), aplikasi itu menyediakan fitur Zakat, Donasi, dan Wakaf secara digital serta berpartisipasi dalam program Indonesia Lawan Corona yang bekerja sama dengan sejumlah lembaga zakat, seperti BAZNAS RI, Dompet Dhuafa, ACT, Rumah Zakat, Lembaga Zakat BUMN, dan lainnya.

Untuk mendukung upaya pencegahan penyebaran COVID-19, LinkAja juga berpartisipasi dalam pendistribusian 1.100 paket kesehatan yang terdiri dari masker, vitamin, dan hand sanitizer pada awal Mei ini kepada para pedagang pasar tradisional di lima kota besar meliputi, Jakarta (Pasar Jatinegara, Pasar Klender, Pasar Mayestik, dan Pasar Senen), Pasar Lemabang di Palembang, Pasar Sederhana di Bandung, Pasar Peterongan di Semarang, dan Pasar Beringharjo di Yogyakarta.

"Pasar tradisional sebagai bagian integral dari ekosistem LinkAja menjadi prioritas kami saat ini, mengingat keterbatasan akses para pedagang terhadap berbagai alat perlindungan kesehatan. Kami harap bantuan proteksi kesehatan yang kami berikan dapat membantu mitra pedagang untuk dapat terus melakukan aktivitas hariannya dengan lebih aman dan tenang, serta memperkecil potensi paparan virus di lingkungan pasar dan rumah masing-masing," kata Haryati.

Baca juga: Punya layanan syariah, LinkAja sasar ekspansi ke negara muslim lain

Baca juga: LinkAja luncurkan layanan uang elektronik syariah pertama di Indonesia

Baca juga: Peluncuran LinkAja Syariah molor dari rencana awal, ini penyebabnya

 

Pewarta: Ade irma Junida
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Rayakan ultah, BUMN luncurkan LinkAja

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar