Wakapolda Sulsel bagikan APD di RSUP Wahidin Sudirohusodo Makassar

Wakapolda Sulsel bagikan APD di RSUP Wahidin Sudirohusodo Makassar

Wakapolda Sulsel Brigjen Pol Halim Pagarra (dua dari kanan) didampingi Karumkit RS Bhayangkara Kombes Pol Farid Amansyah saat menyerahkan bantuan APD kepada tim medis RSUP Dr Wahidin Sudirohusodo Makassar.

Jumlah yang diserahkan tidak banyak, namun polisi siap memberikan dukungan kepada tenaga medis untuk melawan COVID-19
Makassar (ANTARA) - Wakapolda Sulawesi Selatan Brigjen Pol Halim Pagarra memberikan bantuan alat pelindung diri (APD) kepada para tenaga medis di rumah sakit rujukan RSUP Wahidin Sudirohusodo Makassar dalam upaya menanggulangi wabah COVID-19.

"Wabah virus Corona masih menunjukkan angka mengkhawatirkan dan tenaga medis kita masih terus berjuang di garis terdepan. Bantuan APD ini sebagai amunisi para pahlawan yang terus berjuang melawan Corona," ujar Brigjen Pol Halim Pagarra di Makassar, Senin.

Penyerahan bantuan itu didampingi oleh Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Kombes Pol Dr Farid Amansyah dan diterima oleh tim dokter RSUP Wahidin Sudirohusodo Makassar.

Ia mengatakan bantuan APD berupa baju hazmat yang diserahkan jumlahnya tidaklah banyak yakni 40 lembar. Tetapi, bantuan yang diserahkannya sebagai wujud kepedulian dalam perlindungan para tenaga medis.

Halim Pagarra menyatakan, baju hazmat yang dikenakan oleh para tenaga medis baik dokter dan perawat hanya bisa dipakai maksimal 4-5 kali pemakaian.

Baca juga: Gubernur Sulsel salurkan APD dan bantuan pangan ke Pemkot Parepare

Baca juga: Kodam XIV serahkan 196 koli APD pada Dinas Kesehatan Sulsel

Baca juga: ACT Sulsel bagikan APD ke sejumlah Puskesmas di Makasar


"Bahan utama dalam pembuatan baju hazmat ini adalah kain "spundbond" dan kalau dipakai oleh tenaga medis itu mungkin hanya empat kali cuci saja. Ini yang saya ketahui. Makanya, bantuan APD untuk tenaga medis kita harus mencukupi," katanya.

Mantan Direktur Lalulintas Polda Metro Jaya ini berharap para tenaga medis tetap semangat, tidak panik, menjaga kesehatan, dan selalu waspada.

Ia juga menyatakan jika para tenaga medis di mana saja, tidak perlu merasa sendiri karena pihak kepolisian akan selalu mendukung dalam memerangi penyebaran COVID-19.

"Jangan merasa sendiri karana kami (Polri) siap mendukung untuk bersama-sama memerangi penyebaran virus COVID-19," terangnya.

Pewarta: Muh. Hasanuddin
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Putus KB diprediksi memicu kenaikan angka kelahiran 10 persen

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar