Bursa saham China ditutup anjlok, ikuti kejatuhan pasar global

Bursa saham China ditutup anjlok, ikuti kejatuhan pasar global

Ilustrasi: Investor memantau pergerakan saham di Bursa China (Reuters)

Beijing (ANTARA) - Saham-saham China ditutup lebih rendah pada perdagangan Kamis, seiring dengan berjatuhannya pasar global, setelah sehari sebelumnya menikmati keuntungan.

Indikator utama Indeks Komposit Shanghai turun 0,96 persen menjadi ditutup pada 2.870,34 poin, sementara Indeks Komponen Shenzhen di bursa kedua China berakhir 1,02 persen lebih rendah pada 10.962,15 poin.

Nilai transaksi gabungan saham yang mencakup kedua indeks tersebut mencapai 610,11 miliar yuan (sekitar 85,99 miliar dolar AS), meningkat dari 581,43 miliar yuan (sekitar 82,04 miliar dolar AS) pada hari perdagangan sehari sebelumnya.

Jumlah saham turun melebihi jumlah yang naik, sebanyak 1.117 saham terhadap 334 saham di bursa Shanghai dan 1.647 saham terhadap 513 saham di bursa Shenzhen.

Baca juga: IHSG diperkirakan terus melemah hari ini, dipicu pidato Ketua The Fed

Saham-saham yang terkait dengan uang digital dan minuman keras menunjukkan kinerja kuat, dengan Beijing Kunlun Tech Co Ltd melonjak pada batas harian 10 persen, mengakhiri hari di 22 yuan per saham.

Sebaliknya saham perusahaan-perusahaan di sektor semen, babi, dan budi daya pertanian memimpin kerugian.

Sementara itu Indeks ChiNext yang melacak saham-saham perusahaan sedang berkembang di papan bergaya Nasdaq China, kehilangan 1,08 persen menjadi ditutup pada 2.117,65 poin.

Baca juga: Bursa Saham Australia jatuh, terseret saham keuangan dan energi

Baca juga: Saham Korea berbalik melemah, Indeks KOSPI ditutup anjlok 0,80 persen

Baca juga: Bursa Saham Filipina "rebound," Indeks PSE ditutup naik 0,51 persen

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Presiden buka perdagangan perdana, IHSG menguat

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar