Perpanjangan PSBB, belum boleh ada yang masuk Gorontalo

Perpanjangan PSBB, belum boleh ada yang masuk Gorontalo

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie. (ANTARA/Debby Mano)

Saya minta warga di sekitar perbatasan ikut mendukung. Ini bukan untuk saya tapi untuk melindungi semuanya dari penyebaran virus corona ini supaya segera berakhir
Gorontalo (ANTARA) - Gubernur Gorontalo Rusli Habibie mengatakan sampai saat ini belum boleh ada warga masuk daerah tersebut, baik melalui darat, laut, maupun udara, terkait dengan perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar untuk memutus penularan virus corona baru (COVID-19).

"Mohon ini dipahami untuk kebaikan bersama dan keselamatan kita semua. Kecuali untuk kendaraan yang memuat kebutuhan logistik," kata dia saat mengunjungi posko perbatasan darat di Desa Moodulio, Kecamatan Bone, Kabupaten Bone Bolango, Senin.

Kunjungannya didampingi Danrem 133/Nani Wartabone Kolonel Czi Bagus Antonov Hardito pada masa proses perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Di posko perbatasan, Gubernur Rusli memotivasi petugas jaga untuk tetap semangat bekerja.

“Saya minta kepada petugas untuk bersikap humanis. Jelaskan kepada masyarakat bahwa aturannya tidak boleh orang masuk ke Gorontalo. Harus tegas dan konsisten,” tambahnya.

Baca juga: Praktisi kesehatan nilai Gorontalo harus evaluasi PSBB dengan cermat

Penutupan akses masuk juga masih berlaku untuk jalur transportasi laut dan udara. Maskapai udara dan kapal penumpang diminta tidak menjual tiket dari dan ke Gorontalo hingga berakhirnya PSBB.

Ia menjelaskan kebijakan penutupan akses masuk Gorontalo semata-mata untuk melindungi masyarakat dari penularan COVID-19.

Dia menjelaskan kasus positif COVID-19 di Gorontalo rata-rata ditularkan dari orang yang pernah bepergian ke luar daerah.

“Saya minta warga di sekitar perbatasan ikut mendukung. Ini bukan untuk saya tapi untuk melindungi semuanya dari penyebaran virus corona ini supaya segera berakhir,” imbuhnya.

Pada kunjungan tersebut, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie menyerahkan bantuan bagi tenaga medis dan aparat gabungan yang berjaga.

Selain diberi bahan pokok, petugas dibantu dengan susu, vitamin, masker, dan cairan pembersih tangan.

Baca juga: Gorontalo mulai PSBB untuk kendalikan penularan COVID-19
Baca juga: Suami-istri pun tak boleh berboncengan selama PSBB di Gorontalo

Pewarta: Debby H. Mano
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Hobi budi daya kaktus mini hasilkan pundi di tengah pandemi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar