Fosil megaraptor penghuni terakhir bumi ditemukan di Argentina

Fosil megaraptor penghuni terakhir bumi ditemukan di Argentina

Seorang seniman melukis dinosaurus karnivora Murusraptor barrosaensis ditemukan dalam penggalian di Argentina, yang hidup 80 juta tahun lalu selama Periode Cretaceous, dengan tinggi sekitar 6,5 meter di sekitar Patagonia, meskipun fosil satu familinya juga ditemukan di Australia dan Jepang. (Courtesy Jan Sovak/Handout via REUTERS)

Ini adalah peristiwa, 65 juta tahun yang lalu, ketika kepunahan terjadi, dan megaraptor baru ini, yang kami harus pelajari akan menjadi salah satu wakil terakhir dari kelompok ini
Buenos Aires (ANTARA) - Ahli paleontologi dari Museum Ilmu Pengetahuan Alam Argentina pada Senin mengungkapkan bahwa pihaknya menemukan fosil megaraptor berusia 70 juta tahun, menjadikannya salah satu dinosaurus karnivora terakhir yang menghuni bumi.

Penemuan itu dilakukan di Provinsi selatan Santa Cruz pada pertengahan Maret tahun ini. Setelah mempelajari fosil, yang berukuran 10 meter, para ahli menyadari bahwa mereka sedang mengamati fosil dinosaurus predator dari akhir "zaman dinosaurus".

"Ini adalah peristiwa, 65 juta tahun yang lalu, ketika kepunahan terjadi, dan megaraptor baru ini, yang kami harus pelajari akan menjadi salah satu wakil terakhir dari kelompok ini," kata Fernando Novas, paleontologi yang bertanggung jawab atas proyek tersebut, kepada Reuters.

Berbeda dengan Tiranosaurus, megaraptor lebih ramping dan dibuat untuk kecepatan, dengan ekor panjang yang memungkinkan mereka menjaga keseimbangan. Mereka mempunyai kaki yang berotot namun memanjang untuk melangkah lebih jauh, menurut spesialis tersebut.

"Karakteristik utama dari megaraptor adalah bahwa mereka memilik lengan yang sangat panjang dan ujung ibu jari mereka memiliki cakar sekitar 40 sentimeter," yang memungkinkan mereka untuk menangkap mangsa," katanya.

Sumber: Reuters


Baca juga: Puluhan penemu fosil purba di Kudus mendapatkan kompensasi

Baca juga: Fosil tanaman hijau tertua, rumput laut China usia 1 miliar tahun

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Fardah Assegaf
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar