Wakapolri gelar inspeksi di Pelabuhan Merak dan Tol CIkampek

Wakapolri gelar inspeksi di Pelabuhan Merak dan Tol CIkampek

Sejumlah truk pengangkut logistik tujuan Sumatera antre menunggu giliran masuk kapal ferry di Dermaga 3 Pelabuhan Merak Banten, Rabu (20/5/2020). ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman/aww.

diharapkan petugas yang berjaga di pos pengamanan dalam keadaan prima dengan memastikan jam kerja dan istirahat serta rotasi hari kerja
Jakarta (ANTARA) - Wakapolri Komisaris Jenderal Polisi Gatot Eddy Pramono dengan didampingi oleh sejumlah perwira tinggi Polri menggelar inspeksi kesiapan pelaksanaan pelaksanaan Operasi Ketupat 2020 di Pelabuhan Merak Banten hingga ruas Tol Cikampek pada Rabu.

"Bapak Wakapolri didampingi oleh Kabaharkam kemudian didampingi oleh Kakorlantas dan Asops Kapolri dan Kadiv Humas tadi pagi berangkat ke Banten ke Pelabuhan Merak, tujuannya kita ke sana ingin melihat kesiapan anggota berkaitan dengan adanya Operasi Ketupat," Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Rabu.

Argo kemudian mengatakan hasil inspeksi tersebut menunjukkan bahwa jajaran kepolisian telah siapa dalam melaksanakan Operasi Ketupat.

"Tadi semua sudah dijelaskan ke Bapak Wakapolri, intinya bahwa personel TNI-Polri siap untuk mengamankan Operasi Ketupat ini ya," ujarnya.

Selain Pelabuhan Merak, kata Argo, Wakapolri juga meninjau jalur-jalur arteri di Banten hingga ke Cikampek dan meninjau langsung pos pemeriksaan yang berada di jalur Cikampek.

Baca juga: Hasil tes COVID-19 pati Polri yang hadir sertijab 8 Mei semua negatif

Baca juga: Kapolri tegaskan jajarannya tetap dilarang mudik

Baca juga: Stabilkan gula-bawang merah Satgas Pangan sidak ke industri-pasar


"Bapak Wakapolri juga sempat mengecek di Cikampek ya. Kami melihat anggota TNI-Polri juga ke sana. Jadi di cek poin KM31 memang sudah ada posko di sana," kata Argo.

Argo juga memastikan seluruh petugas yang berjaga di pos pengamanan dalam keadaan prima dengan memastikan jam kerja dan istirahat serta rotasi hari kerja .

Semua itu dilakukan agar petugas selalu dalam kondisi terbaik untuk menjaga keamanan masyarakat di Jalan.

"Kemudian personel  dibuat 5 regu. Jadi untuk anggota tetap fit di jalan, tidak kecapekan. Misal saat menjaga di jalan itu 1 jam, kemudian 2 jam istirahat, dibuat satu hari masuk, dua hari istirahat. Jadi tetap menjaga kondisi tubuh, kesehatan anggota juga tetap dilihat jangan sampai anggota sakit. Ini semua sudah kami lakukan biar anggota tetap fit, sehat, dan bisa menjaga masyarakat di jalan," ujarnya.

Pewarta: Fianda Sjofjan Rassat
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Operasi Ketupat 2020: 132.582 kendaraan diputarbalikkan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar