Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Rio de Janeiro mengkritik juara Brazil Flamengo karena kembali berlatih pada Rabu, padahal Kementerian kesehatan kota belum mengizinkan klub-klub untuk memulai semua bentuk latihan fisik.

Flamengo, yang memenangkan liga dan Copa Libertadores pada 2019, memanggil pemain-pemain mereka pada Senin setelah istirahat selama dua bulan menyusul adanya pandemi virus corona.

Kementerian kesehatan kota mengatakan bahwa pejabat terkait telah menemui dokter klub pada Rabu untuk menegaskan kembali peraturan.

"Flamengo diingatkan bahwa kegiatan-kegiatan tidak penting yang ditangguhkan tetap ditangguhkan hingga 25 Mei," kata kementerian kesehatan dalam sebuah pernyataan.

Baca juga: Flamengo kembali berlatih

Baca juga: Tiga pemain Flamengo positif terjangkit COVID-19


Pernyataan itu menyebutkan bahwa klub bisa mengevaluasi dan test pemain untuk virus corona tetapi pelatihan tidak diizinkan, meskipun tidak mengatakan secara apakah ada tindakan yang akan diambil.

Flamengo menolak mengomentari adanya kritikan itu.

Kompetisi di negara bagian Brazil ini ditangguhkan pada pertengahan Maret dan belum ada sinyal untuk memulai lagi. Beberapa klub papan atas mulai memanggil kembali pemain mereka untuk latihan meskipun tidak jelas kapan kompetisi akan dimulai untuk musim ini.

Brazil pada Rabu melaporkan adanya penambahan 889 kasus kematian lagi, menjadikan total kasus menjadi 18.860. Angka itu menjadi yang tertinggi di Amerika Selatan, demikian Reuters.

Baca juga: Klub papan atas Brazil tawarkan stadion untuk rumah sakit lapangan

Pewarta: Junaydi Suswanto
Editor: Teguh Handoko
Copyright © ANTARA 2020