Bulu tangkis

Ahsan ambil sisi positif dari penundaan Olimpiade Tokyo

Ahsan ambil sisi positif dari penundaan Olimpiade Tokyo

Dok - Pebulutangkis ganda putra Indonesia Mohammad Ahsan saat menghadiri acara penyerahan bonus Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2019 oleh Djarum Foundation di Galeri Indonesia Kaya, Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu (4/9/2019) (Cornea Khairany)

Yang penting kami tetap komitmen untuk ikut Olimpiade tahun depan, waktu persiapan juga lebih panjang
Jakarta (ANTARA) - Mohammad Ahsan, pebulu tangkis ganda putra nasional, menilai penundaan Olimpiade Tokyo 2020 yang diundur ke tahun 2021 akibat pandemi COVID-19 membawa sisi positif yaitu bisa memberikan waktu persiapan yang lebih panjang.

"Ya ambil positifnya saja karena ada wabah mungkin memang ini yang terbaik. Yang penting kami tetap komitmen untuk ikut Olimpiade tahun depan, waktu persiapan juga lebih panjang," kata Ahsan menceritakan dalam sebuah sesi diskusi virtual, Sabtu.

Olimpiade Tokyo 2020 seharusnya berlangsung pada 23 Juli-8 Agustus, namun karena merebaknya wabah virus corona di seluruh dunia, ajang pesta olahraga terakbar ini terpaksa diundur satu tahun.

Baca juga: Mohammad Ahsan masih berambisi ke Olimpiade Tokyo

Bagi pasangan Hendra Setiawan ini, persiapan dan latihan yang lebih panjang juga harus disertai dengan kewaspadaan agar tak tertular virus berjenis SARS-CoV-2 tersebut.

Dalam latihannya, Ahsan dan pebulu tangkis di Pelatnas Cipayung selalu mengikuti protokol kesehatan.

"Sebagai bentuk kewaspadaan kami lebih ke persiapannya saja. Sudah mulai latihan setiap hari tapi tetap mengikuti protokol kesehatan. Kemarin juga sudah ikut rapid test lagi," tutur pebulu tangkis yang akrab disapa Babah ini.

Sehubungan dengan program latihan yang ia jalani, pebulu tangkis berusia 32 tahun ini bercerita bahwa ia melakoni latihan di Pelatnas Cipayung Jakarta Timur setiap hari.

Baca juga: Ahsan/Hendra menilai penundaan Olimpiade Tokyo langkah terbaik
Baca juga: Hendra Setiawan berharap Olimpiade digelar setelah wabah berakhir


Namun dengan alasan keamanan di tengan pandemi COVID-19, waktu latihan di Pelatnas hanya berlangsung separuh dari kondisi normal.

"Sekarang sudah mulai latihan di pelatnas, tapi intensitasnya ya terbatas, paling hanya setengah hari. Hanya untuk jaga kebugaran tubuh saja," Ahsan menceritakan.

Selain mengolah teknik dan stamina di fasilitas pelatnas, Ahsan juga selalu meluangkan waktunya di rumah untuk latihan ringan seperti sit-up, push-up, dan menarik karet atau exercise band.

Sebelum menutup sesi obrolan, Ahsan juga sempat meminta para penggemar bulu tangkis untuk saling mendoakan agar diberi kesehatan di masa pandemi.

"Kita berdoa semoga wabah ini cepat berakhir sehingga kita bisa beraktivitas seperti biasa. Mohon doanya juga untuk teman-teman di pelatnas agar tetap sehat, terima kasih," Ahsan menuturkan.

Baca juga: BWF umumkan aturan baru kualifikasi Olimpiade Tokyo

Pewarta: Roy Rosa Bachtiar
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Keputusan Pensiun, Tontowi sudah pikirkan secara matangĀ 

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar