Timika (ANTARA News) - Kelompok bersenjata yang belum diketahui identitasnya, Jumat (28/8) petang sekitar pukul 17.25 WIT kembali menembak iring-iringan kendaraan Freeport di sekitar Mile 42-41 ruas jalan Tembagapura-Timika.

Menurut informasi yang dihimpun ANTARA di Timika, penyerangan itu terjadi saat iring-iringan kendaraan Freeport(bis karyawan dan truk treler) sedang melintas dari Mile 50 menuju terminal Gorong-gorong Timika.

Bis yang ditumpangi karyawan dan truk treler ditembak dari arah kiri jalan.

Beberapa saat setelah itu, sempat terjadi kontak tembak antara kelompok bersenjata dengan aparat gabungan TNI dan Brimob yang mengawal kendaraan Freeport.

Namun tidak ada korban tewas ataupun luka-luka dalam insiden tersebut.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Agus Rianto membenarkan terjadinya penyerangan kendaraan Freeport pada Jumat petang.

"Memang benar ada penembakan terhadap bis karyawan dan truk treler di sekitar Mile 42 hingga Mile 41 kemarin petang," kata Agus Rianto.

Kejadian tersebut menambah panjang rangkaian teror di areal Freeport selama bulan Juli dan Agustus.

Kelompok bersenjata yang sudah diidentifikasi pihak kepolisian tersebut sering membuat teror penembakan di sekitar Mile 41 hingga Mile 45 ruas jalan penghubung Timika-Tembagapura.

Insiden penembakan yang terjadi berulang-ulang tersebut sempat membuat mobilitas karyawan dari Timika ke Tembagapura dan sebaliknya ditutup selama hampir dua minggu.

Ribuan karyawan Freeport dan perusahaan kontraktornya yang harus berlibur kerja dua minggu di Timika baru dievakuasi ke Tembagapura, Kamis (27/8), namun insiden penembakan kembali terjadi pada Jumat petang. (*)

Pewarta:
Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2009