Cilacap (ANTARA News) - Para korban gempa bumi di Desa Bojongsari, Kecamatan Kedungreja, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, dilaporkan mulai mengeluh pusing dan mual-mual.

"Sejak Rabu malam (2/9) hingga saat ini sudah ada 115 warga yang memeriksakan kesehatan dan semuanya mengeluh pusing serta mual," kata petugas posko kesehatan di Desa Bonjongsari, Tri Yunani, di Cilacap, Kamis.

Ia menjelaskan, warga yang mengeluh pusing dan mual telah diberi obat antibiotik dan vitamin.

Seorang warga yang memeriksakan kesehatannya, Samiun, mengaku pusing dan mual mulai sejak Rabu (2/9) malam. "Namun saya baru memeriksakan diri siang ini," katanya.

Kecamatan Kedungreja adalah satu wilayah di Kabupaten Cilacap yang kerusakannya terberat, dengan 128 rumah roboh dan 273 rumah rusak ringan.

Berbagai bentuk bantuan kemanusiaan untuk korban gempa di Kabupaten Cilacap mulai berdatangan ke lokasi bencana.

Kepala Pelaksana Harian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemerintah Kabupaten Cilacap, Dangir Mulyadi, mengatakan, bantuan tersebut berupa sembako, obat-obatan, dan selimut.

"Nantinya juga akan ada bantuan untuk pembangunan rumah, tetapi besarannya masih dibicarakan," katanya.

Ia mengatakan, nilai kerugian yang diderita warga akibat bencana itu diperkirakan mencapai Rp21 miliar.

Jumlah kerugian tersebut, kemungkinan masih berubah karena hingga saat ini, petugas masih melakukan pendataan terhadap para korban. (*)

Pewarta:
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2009