Bandung (ANTARA News) - Gara-gara gempa Jabar yang berpusat di Tasikmalaya, Jawa Barat, Perpustakaan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) untuk sementara waktu ditutup.

Kepala Perpustakaan UPI Yooke Tjuparmah di Bandung, Kamis, menyebutkan, penutupan dilakukan karena kondisi yan tiang penyangga bangunan rusak dan dikhawatirkan bakal roboh.

Menurutnya, saat kejadian ada 500 orang yang sedang belajar di lantai empat dan 500 lainnya sedang membaca di lantai dua dan tiga. Kesemua orang itu lari menghambur bersamaan dan berdampak ke bangunan.

Tutupnya perpustakaan tersebut, merugikan sebagian besar mahasiswa apalagi yang membutuhkan buku atau referensi lainnya untuk mengerjakan tugas. Dengan kejadian seperti ini para dosen kemungkinan akan mengerti.

"Mungkin dosen juga tidak akan marah terlambat mengerjakan tugas karena ini namanya juga bencana," ujar Yooke berseloroh.

Bangunan baru UPI yang salah satunya diisi sebagai perpusatakaan kampus rusak ketika gempa berkekuatan 7,3 skala richter mengguncang sebagian besar wilayah Jawa Barat. (*)

Pewarta:
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2009