Tambah satu, pasien positif COVID-19 di Banyuwangi-Jatim naik 10 orang

Tambah satu, pasien positif COVID-19 di Banyuwangi-Jatim naik 10 orang

Simulasi penerapan era normal baru di bidang kuliner di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur beberapa waktu lalu. (FOTO ANTARA.HO-Humas Pemkab Banyuwangi)

Kami sudah menerima hasilnya dari Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Surabaya. Hari ini terkonfirmasi satu pasien positif
Banyuwangi, Jatim (ANTARA) - Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur menyatakan pasien positif terinfeksi virus corona jenis baru penyebab COVID-19 di daerah itu bertambah satu orang, sehingga jumlah keseluruhannya naik menjadi 10 orang.

"Kami sudah menerima hasilnya dari Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Surabaya. Hari ini terkonfirmasi satu pasien positif," kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Banyuwangi dr Widji Lestariono di Banyuwangi, Jumat.

Dari jumlah keseluruhan 10 pasien positif COVID-19 itu, katanya, tiga orang pasien di antaranya sudah dinyatakan sembuh dan satu pasien meninggal, serta enam pasien masih dalam perawatan.

Menurut dokter Rio, sapaan akrab Widji Lestariono, pasien nomor 10 merupakan adalah perempuan yang sebelumnya melakukan tes cepat (rapid test) mandiri, dan diketahui hasilnya reaktif.

Atas dasar itu RSUD Blambangan langsung melakukan tes swab kepada yang bersangkutan.

"Sudah sesuai prosedur, bagi warga di Banyuwangi yang hasil tes cepatnya reaktif, segera kami lakukan tes swab. Seperti pada pasien 10 tersebut, saat dites cepat mandiri hasilnya reaktif, langsung kami ambil swab juga untuk diuji laboratorium," katanya.

Ia menambahkan, kondisi pasien Nomor 10 saat ini secara klinis baik, sehingga yang bersangkutan bisa dikatakan sebagai orang tanpa gejala (OTG).

"Meski begitu, kami isolasi pasien itu di RSUD Blambangan. Kemudian akan terus dilakukan pengobatan dan dalam waktu dekat kami tes swab lagi," kata Widji Lestariono.

Sementara itu, pasien positif COVID-19 di Kabupaten Situbondo kini bertambah sebanyak tiga orang, sehingga jumlah pasien positif COVId-19 di daerah  itu total menjadi 68 orang dari sehari sebelumnya 65.

Tiga orang tambahan pasien positif itu, satu orang berasal dari Desa Olean,  Kecamatan Kota Situbondo, satu orang warga Desa Sumberkolak, Kecamatan Panarukan dan satu orang pasien lainnya warga Kelurahan Dawuhan, Kecamatan Kota Situbondo, dan ketiganya merupakan klaster jamaah masjid di Desa Olean.

Berdasarkan data sebaran COVID-19 Situbondo, hingga hari ini pasien positif corona tercatat 68 orang, 11 pasien di antaranya sudah sembuh, tiga orang meninggal dunia, 54 pasien positif lainnya dalam perawatan (rawat inap 14 orang, isolasi mandiri enam orang dan 34 orang dikarantina di hotel kawasan Wisata Bahari Pasir Putih.

Baca juga: PB ISSI tunda kejuaraan BMX internasional karena virus corona

Baca juga: Gugus Tugas Jatim: 20 daerah terkonfirmasi tambahan positif COVID-19

Baca juga: Corona tak pengaruhi Banyuwangi jadi tuan rumah selancar dunia 2020

Baca juga: Banyuwangi jadwal ulang ajang BMX internasional 2020 akibat corona

Pewarta: Masuki M. Astro/Novi Husdinariyanto
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Kodim Kendari bagikan paket sembako & masker untuk warga desa pesisir

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar