Kabupaten Gresik terus catatkan kesembuhan pasien COVID-19

Kabupaten Gresik terus catatkan kesembuhan pasien COVID-19

Sejumlah petugas meminta kendaraan untuk berputar balik karena tidak berkepentingan saat ingin memasuki Kota Surabaya di Bundaran Waru, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (10/5/2020). Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Surabaya Raya yang meliputi, Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, dan Gresik diperpanjang sampai 25 Mei 2020 karena penyebaran virus Corona di Surabaya Raya dinilai masih masif. (ANTARA Jatim/ Umarul Faruq)

Gresik, Jatim (ANTARA) - Kabupaten Gresik, Jawa Timur dalam sepekan terakhir terus mencatatkan data kesembuhan COVID-19 secara konsisten di atas angka tiga pasien, meski masih terjadi juga tambahan data pasien positif di wilayah itu.

"Kami bersyukur data pasien sembuh terus muncul, dan mudah-mudahan data pasien sembuh terus bertambah," kata Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Gresik drg Saifudin Ghozali di Gresik, Senin.

Hal ini berbeda dengan sepekan sebelumnya, data pasien sembuh jarang muncul, bahkan pernah dalam dua hari tidak ada tambahan pasien yang sembuh.

Saifudin yang juga menjabat Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik itu mengatakan, untuk tambahan terkini pasien sembuh tercatat empat pasien masing-masing dari Desa Putat Lor, Desa Domas serta Desa Kepatihan Kecamatan Menganti, dan Desa Belahan Rejo Kecamatan Kedamean.

Baca juga: Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik ingin mengakhiri PSBB

Baca juga: Pasien sembuh COVID-19 di Gresik mulai bertambah


Sementara sehari sebelumnya, tercatat lima pasien sembuh di antaranya dari Kecamatan Benjeng tiga pasien, Kecamatan Kebomas dan Kecamatan Menganti masing-masing satu pasien.

Meski demikian, Saifudin mengakui untuk hari ini pasien positif masih bertambah lima orang masing-masing dari DesaTanjungan Kecamatan Driyorejo, Desa Laban dan Desa Domas Kecamatan Menganti, Desa Betiting Kecamatan Cerme, serta positif meninggal dunia dari Desa Lumpur Kecamatan Gresik.

Kepala Bagian Humas Pemkab Gresik AM Reza Pahlevi bersyukur dengan terus bertambahnya pasien sembuh, dan total kini menjadi 37 pasien, sedangkan positif tercatat 219, yang masih dirawat 161 pasien serta meninggal 21 pasien.

Sedangkan untuk pasien dalam pengawasan (PDP) di Gresik kini total mencapai 304 orang, dalam pengawasan 140 orang, selesai pengawasan 156 orang dan meninggal dunia 8 orang.

Selanjutnya Orang Dalam Risiko (ODR) mencapai 1.135 orang, ODR lepas pengawasan 1.111 orang dan orang tanpa gejala (OTG) tercatat 278 orang.

Reza mengatakan, hingga kini pandemi COVID-19 telah menyebar di 15 kecamatan dari 18 Kecamatan yang ada di Kabupaten Gresik, dan saat ini hanya tinggal 3 kecamatan yang masih zona hijau, yakni Tambak Pulau Bawean, Dukun, dan Panceng.*

Baca juga: Pemkab Gresik pastikan penegakan protokol kesehatan di PSBB tahap III

Baca juga: Tambah 29, tes cepat naikkan positif COVID di Gresik-Jatim 122 orang

Pewarta: A Malik Ibrahim
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar