Suurabaya (ANTARA News) - Yuddy Chrisnandi tidak akan mundur dari bursa pencalonan Ketua Umum Partai Golkar, kendati harus bersaing dengan putra mantan presiden, Tommy Soeharto.

"Saya tidak akan mengundurkan diri dari pencalonan. Saya jamin itu," katanya saat ditemui di kantor DPD I Partai Golkar Jawa Timur, Rabu.

Ia mengakui, dirinyalah yang mengajak putra bungsu mantan Presiden Suharto itu kembali ke Partai Golkar. "Namun, ketika dia memilih untuk bertarung dengan saya, itu hak dia," kata anggota Komisi I DPRRI sebelum bertemu para pengurus DPD II se-Jatim itu.

Bermodalkan dukungan 70 DPD I dan II se-Indonesia, Yuddy merasa optimistis dirinya akan terpilih sebagai Ketua Umum Partai Golkar pada Munas VIII di Pekanbaru, Riau, pada 4-6 Oktober mendatang.

"Saya baru akan mengundurkan diri, kalau memang syarat untuk mencalonkan diri harus membayar Rp1 miliar karena saya tidak punya uang," kata Ketua Departemen Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan DPP Partai Golkar itu.

Oleh sebab itu, dia menyambut baik gagasan DPD I Partai Golkar Jatim yang memberikan kesempatan kepada para calon untuk menyampaikan visi dan misinya.

"Kalau semua DPD I seperti Jatim ini, saya yakin Partai Golkar akan maju karena melihat figur calon berdasarkan kualitas," katanya.

Yuddy mengklaim dirinya tidak memiliki cacat apa pun dan tidak ada hal yang menghalangi pencalonannya, termasuk persyaratan sebagaimana diatur dalam AD/ART Partai Golkar, bahwa calon ketua umum harus aktif di Partai Golkar selama 15 tahun secara berturut-turut.
(*)

Pewarta:
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2009