Jakarta (ANTARA News) - PT Merpati Nusantara Airlines (Merpati) akan mengembangkan konsep komuter yang melayani penerbangan rute berjarak pendek mulai tahun 2012.

"Konsep Merpati menjadi penerbangan komuter sedang digodok dan masuk dalam rencana jangka panjang perusahaan," kata Ketua Tim Restrukturisasi Merpati, Sahala Lumban Gaol, di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa.

Sahala menjelaskan, Merpati nantinya tidak saja melayani rute jarak jauh seperti yang sekarang dijalankan, tetapi lebih banyak menerbangi pulau-pulau kecil.

Ia menjelaskan, untuk merealisasikan rencana tersebut setidaknya dibutuhkan sekitar 50 unit pesawat berkapasitas 30 hingga 50 tempat duduk.

Tahap awal katanya, Merpati menggandeng PT Dirgantara Indonesia untuk melakukan perbandingan teknologi penerbangan ke Amerika Serikat.

"Sinergi dengan Dirgantara terkait dengan pengadaan pesawat berukuran kecil, termasuk pesawat jenis ampibi," ujarnya.

Menurut Sahala, penebangan jarak pendek tidak membutuhkan landasan pacu, karena dengan pesawat kecil bisa mendarat di area sempit termasuk di air jika pesawatnya amfibi.

Proses pengadaan pesawat nantinya ujar Sahala yang juga Deputi Menneg BUMN Bidang Pertambangan, Industri Strategis, Energi, dan Telekomunikasi ini, tidak harus membeli.

"Pengoperasian pesawat bisa dilakukan dengan leasing (sewa beli), project financing (pembiayaan proyek)," katanya.

Sahala juga menambahkan, pengadaan pesawat bisa juga sinergi dengan pemerintah daerah termasuk dengan melibatkan Bank Pembangunan Daerah.

"Pemda bisa menjadi penyedia pesawat kemudian Merpati yang mengoperasikan," katanya. (*)

Pewarta:
Editor: Bambang
Copyright © ANTARA 2009