Padang (ANTARA News) - Seusai gempa berkekuatan 7,6 SR yang mengguncang Sumatera Barat, kota Padang, Rabu, menjadi kota mati.

Informasi yang diterima Antara, mengatakan, arus listrik padam dan telepon terganggu, semnetara banyak warga tertimpa reruntuhan bangunan. Pasar Raya dan sejumlah gedung di kota itu terbakar.

Wali Kota Padang Fauzi Bahar dan wakilnya Mahyeldi Ansharullah memantau kota sambil menenangkan warga melalui stasiun RRI.

Mereka secara bergantian memberikan informasi. Warga diminta mendatangi Kantor RRI untuk mencari informasi mengenai keluarganya. Kantor radio itu menjadi posko informasi dan siaga bencana.(*)

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2009