Padang (ANTARA News) - Pemerintah dan pihak terkait lainnya diharapkan menambah aat-alat berat ke Kota Padang dan daerah lain yang kena gempa Sumbar untuk mempercepat upaya evakuasi korban.

"Kita harapkan bantuan juga dalam bentuk pengiriman alat-alat berat untuk mempercepat upaya evakuasi koban terutama yang tertimbun reruntuhan bangunan," kata Rafdinal, anggota DPRD Sumbar di lokasi gempa, Kamis.

Menurut dia, alat berat dirasa masih kurang sehingga banyak titik-titik reruntuhan puing bangunan belum bisa digali untuk mencari korban yang tertimbun.

Memang dapat dipahami lokasi yang hancur tersebar sangat banyak, namun diharapkan pada lokasi yang diperkirakan banyak korban tertimbun untuk dapat dikirimi alat berat secepatnya, tambahnya.

Akibat kurangnya alat berat, salah satu titik yang belum tersentuh evakuasi adalah di reruntuhan bangunan berlantai lima tempat pendidikan bimbingan belajar Sony Sugama College (SSC) di jalan Veteran Padang.

Menurut pemilik SCC, Tony mengatakan saat gempa terjadi diperkirakan ada 40 siswa bimbel sedang belajar di dalam bangunan itu.

Namun setelah gempa hingga kamis siang ini belum ada upaya evakuasi kepada korban yang diduga masih terjebak.

"Kami sudah melapor ke petugas tapi belum juga ada yang datang melakukan evakuasi," katanya.

Ia menyebutkan, sejak Rabu malam dari puing-puing bangunan sering terdengar jeritan minta tolong, namun sejak kamis pagi suara itu tak terdengar lagi.

Ia mengharapkan, petugas evakuasi dengan bantuan alat berat segera datang ke lokasi itu, agar para korban yang diduga terjebak dapat ditolong.(*)

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2009