PLN sambung listrik gratis wilayah perbatasan Sulut-Filipina

PLN sambung listrik gratis wilayah perbatasan Sulut-Filipina

Penyerahan simbolis bantuan ini dihadiri oleh Manajer PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Tahuna, Mulke Gal Tumanken, Mewakili General Manager UIW Suluttenggo, Leo Maria Basuki Bremani, didampingi , Akbar Akili selaku Manajer Bagian KSA d PT PLN (Persero) UP3 Tahuna serta Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe dalam hal ini Bupati Jabes Ezar Gaghana dan didampingi oleh Camat Tahuna Timur, Lurah Tona 2, beserta Kadis Satpol PP dan Pemadam kebakaran. (1)

Manado (ANTARA) - PLN Unit Induk Wilayah Sulawesi Utara, Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo) menyambung listrik gratis di wilayah perbatasan Sulut dan Filipina.

"Kami terus berupaya meningkatkan rasio elektrifikasi di Provinsi Sulut khususnya di Kabupaten Kepulauan Sangihe, dengan memberikan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa Bantuan Penyambungan Listrik Gratis, untuk warga kepulauan yang berbatasan dengan negara tetangga Filipina," kata General Manager PLN UIW Suluttenggo, Leo Maria Basuki Bremani, di Manado, Senin.

Dia mengatakan dimana Visi 75/100, yaitu di Hari Ulang Tahun Ke 75 Negara Kesatuan Republik Indonesia, tercapai 100 persen rasio elektrifikasi di Sangihe, menjadi konsen untuk mewujudkan terang bagi masyarakat di kepulauan yang belum merasakan listrik.

Baca juga: PLN siapkan "New PLN Mobile"

Penyerahan bantuan listrik gratis ini disalurkan melalui PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Tahuna dengan lokasi tempat penyerahan bantuan di wilayah tersebar Kabupaten Kepulauan Sangihe kepada 137 pelanggan. CSR Listrik Subsidi Gratis dikhususkan bagi warga yang tidak mampu yang masuk dalam Basis Data Terpadu (BDT) TNP2K ataupun masyarakat tidak mampu yang tinggal di daerah desa 3T (terdepan, terluar dan tertinggal).

Dia mengatakan bahwa bantuan ini selain untuk meningkatkan Rasio Elektrifikasi juga untuk kesejahteraan masyarakat khususnya menengah ke bawah dan memberi manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Harapan Leo, jika sambungan listrik sudah diberikan, yakin masyarakat akan lebih produktif, anak-anak kita kalau malam hari juga bisa belajar dengan tenang dan aktifitas masyarakat bisa dilakukan sampai malam hari, bahkan membuka peluang usaha rumahan, pengolahan ikan dan usaha lainnya yang mendorong perekonomian, Semoga bantuan ini memberikan makna dan kebahagiaan.

"Saya berharap, ke depan juga ada partisipasi juga pihak lainnya untuk memberikan bantuan CSR untuk masyarakat yang membutuhkan," katanya.

Baca juga: PLN segera hadirkan layanan listrik 24 jam di perbatasan Timor Leste

Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Tahuna Mulke Gal Tumanken menyampaikan dengan adanya bantuan sambungan listrik gratis ini, dimana mulai dari pemasangan instalasi, lampu penerangan, sertifikat laik operasi dan sambungan kWh meter sudah gratis terpasang kiranya dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat, karena salah satu pendorong peningkatan ekonomi adalah adanya listrik, dengan listrik kita dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat, membuka peluang-peluang usaha, dan karena listrik mendorong kehidupan masyarakat yang lebih baik.

Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Jabes Ezar Gaghana memberikan Apresiasi dan ucapan terima kasih kepada PT PLN (Persero) yang sudah membantu masyarakat dalam memberikan Listrik Gratis, sehingga masyarakat akan lebih nyaman dalam bekerja, dan berpesan kepada warga untuk tidak lupa membayar listrik.

Galih Chrissetyo, Selaku Senior Manager SDM dan General Affairs yang membidangi CSR , turut memberikan gambaran arah dan Tujuan CSR PLN Peduli.

“Program Peduli ini, PLN akan terus berkomitmen membangun CSR dengan fokus Sustainable Development Goals (SDGs) dimana harapannya setiap program CSR bisa menyasar terhadap 17 Program SDGs meliputi Pengentasan Kemiskinan, Pangan, Kesehatan, Pendidikan, Kesetaraan Gender, Ketersediaan air, Ketersediaan energi, Peningkatan perekonomian masyarakat, Infrastruktur, Iklim, Pemukiman, Ekosistem Kelautan, dan juga keberlanjutan untuk mendukung pembangunan,” katanya.

Adapun total bantuan penyambungan listrik gratis dalam rangka peningkatan rasio elektrifikasi di Provinsi Sulut ini berjumlah Rp100,5 juta.

Salah satu penerima bantuan, Paulus Hape yang merupakan warga, menyampaikan Terima kasih kepada PLN, bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami keluarga. Kami sangat senang karena dengan adanya listrik membantu banyak kegiatan dan pekerjaan kami” ungkap Paulus

Program CSR ini merupakan wujud nyata PLN dalam mendukung pemerataan kelistrikan. Sebelumnya rasio elektrifikasi di Sulawesi Utara sebesar 99,22 persen, setelah program ini menjadi 99,26 persen.

PLN terus berkomitmen Meningkatkan Rasio Elektrifikasi (RE) Selain penyambungan Listrik Gratis melalui CSR, PLN juga gencar melakukan sosialisasi mendorong masyarakat yang belum berlistrik untuk menjadi pelanggan PLN.

Baca juga: 4.031 KK di Perbatasan RI-Timor Leste dapat sambungan listrik gratis
Baca juga: PLN prioritaskan aliri listrik ke daerah perbatasan
Baca juga: Dukung pos perbatasan dengan Timor Leste, PLN pasok listrik 2 desa NTT

Pewarta: Nancy Lynda Tigauw
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Kemenko Marves paparkan keluhan lonjakan listrik akibat PSBB

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar