Jakarta (ANTARA News) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam pidato pelantikan di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Selasa, menjanjikan peningkatan kesejahteraan, demokrasi, serta penegakan keadilan dalam masa pemerintahan lima tahun mendatang.

Peningkatan kesejahteraan, kata Presiden terpilih periode 2009-2014 itu, adalah prioritas pertama yang akan diwujudkannya selama memerintah bersama Wakil Presiden Boediono.

"Peningkatan kesejahteraan rakyat merupakan prioritas pertama yang ingin ditingkatkan melalui pembangunan ekonomi berlandaskan keunggulan daya saing dan pengelolaan sumber daya alam dan meningkatkan sumber daya manusia," kata Presiden Yudhoyono dalam pidatonya.

Presiden Yudhoyono yang akan menjabat untuk kedua kalinya itu menjanjikan pertumbuhan ekonomi semakin tinggi selama lima tahun ke depan yang disertai dengan pemerataan.

"Ekonomi kita harus tumbuh semakin tinggi, namun pertumbuhan ekonomi diciptakan adalah inklusif dan berkeadilan," ujarnya.

Untuk pembangunan demokrasi, Presiden Yudhoyno menjanjikan pembangunan tatanan demokrasi yang bermartabat dengan penciptaan ruang kebebasan dan partisipasi politik rakyat tanpa meninggalkan stabilitas dan ketertiban politik.

Ia juga menjanjikan penegakan keadilan dengan cara memelihara kehidupan nasional non-diskriminatif serta perlindungan kepada golongan lemah.

Untuk itu, Presiden Yudhoyono mengingatkan semua lapisan bangsa untuk tidak pernah menyerah dan patah semangat demi mewujudkan cita-cita bangsa, terutama melanjutkan proses reformasi gelombang kedua.

Pada akhir pidatonya, kepala negara juga mengingatkan bangsa Indonesia untuk terus rukun dan bersatu serta menjaga keutuhan dan identitas nasional.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh rakyat Indonesia atas kepercayaan yang diberikan untuk melanjutkan pemerintahan selama lima tahun mendatang bersama dengan Wakil Presiden Boediono.(*)

Pewarta:
Editor: Bambang
Copyright © ANTARA 2009