Koreografer ikonik Bollywood, Saroj Khan meninggal dunia

Koreografer ikonik Bollywood, Saroj Khan meninggal dunia

Koreografer ikonik Bollywood, Saroj Khan (ANTARA/Reuters)

Jakarta (ANTARA) - Saroj Khan, seorang koreografer Bollywood ikonik meninggal karena serangan jantung pada Jumat (3/7) waktu setempat, setelah dirawat di rumah sakit Mumbai pada Juni lalu akibat kesulitan bernapas.

Dikutip New York Post, Sabtu, Saroj yang berusia 71 tahun ini lahir di Nagpal dan memulai debutnya sebagai asisten koreografer pada 1960 dengan "Kalpana". Ia lalu mengasah keahliannya lewat beberapa film lagi sebelum akhirnya menjadi koreografer utama pada 1974 dengan "Geeta Mera Naam".

Tahun 1980-an dan 1990an, namanya mulai dikenal di seluruh India, ditambah lagi kolaborasinya bersama Madhuri Dixit dan Sridevi.

Bersama Dixit, Saroj membuat koreografi untuk "Tezaab", "Beta" dan "Khalnaayak". Sedangkan dengan Sridevi, ia membuat "Mr. India", "Nagina", dan "Chandni".

Salah satu karya Saroj yang paling terkenal adalah "Devdas" yang ditayangkan perdana di Cannes Film Festival pada 2002, di mana ia bekerja sana dengan Dixit dan Aishwarya Rai-Bachchan".

Saroj mengumpulkan lebih dari 300 kredit film, setelah membuat koreografi lebih dari 2.000 lagu. Ia memenangkan Penghargaan Film Nasional India sebanyak tiga kali lewat "Devdas", "Sringaram" dan "Jab We Met".

Ia juga memenangkan American Choreography Award sebanyak dua kali untuk "Hum Dil Che Chuke Sanam," dan nominasi Oscar dalam "Lagaan: Once Upon a Time di India." Kredit film terakhirnya adalah "Kalank" tahun 2019, di mana dia bersatu kembali dengan Dixit.

Selain menjadi koreografer, Saroj juga menjadi juri untuk reality show "Nach Baliye" di Star TV, "Ustaadon Ka Ustad" dan "Jhalak Dikhlaa Ja" untuk Sony Entertainment.  



Baca juga: Irrfan Khan dalam kenangan Shah Rukh Khan dan Priyanka Chopra

Baca juga: Aktor Bollywood Sushant Singh Rajput tewas bunuh diri

Baca juga: Bintang serial "Ishq Mein Marjawan" Kushal Punjabi tewas bunuh diri

Penerjemah: Maria Cicilia
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar