Pembangunan Tol Japek II berlanjut, pembebasan lahan hampir 80 persen

Pembangunan Tol Japek II berlanjut, pembebasan lahan hampir 80 persen

Progres pembangunan jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan. (ANTARA/HO-PT Jasamarga Japek Selatan)

Tim PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) Kementerian PUPR terus melakukan proses administrasi hingga proses musyawarah
Purwakarta (ANTARA) - Pembebasan lahan untuk pembangunan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan (Japek II Selatan) Paket 3 (Taman Mekar-Sadang) telah mencapai 76,99 persen.

Direktur Teknik PT Jasamarga Japek Selatan (JJS) Bambang Sulistyo, dalam siaran pers yang diterima di Purwakarta, Jawa Barat, Senin, mengatakan untuk pembangunan fisik jalan tol itu terus berlanjut dan kini sudah mencapai 27,16 persen.

PT JJS sendiri merupakan kelompok usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk yang mengelola Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan.

"Untuk Paket 2 (Setu-Taman Mekar) pembebasan lahan mencapai 8,14 persen dan Paket 1(Jatiasih-Setu) 0,99 persen. Lalu, proses konstruksi untuk Paket 1 dan 2 masih menunggu progres pengadaan lahan dan penyelesaian DED," katanya.

Baca juga: Jasa Marga: Paket 3 Tol Jakarta-Cikampek II Selatan segera rampung

Saat ini pihaknya terus mengupayakan percepatan pembebasan lahan dengan melakukan identifikasi permasalahan pengadaan tanah di lapangan. Selain itu, PT JJS juga terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk meminimalisasi kendala agar pembangunan fisik dapat dipercepat.

PT JJS juga, kata dia, masih melakukan penjajakan kerja sama dengan Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) untuk sisa anggaran tahun anggaran 2016-2019, guna memperlancar pembayaran Uang Ganti Kerugian (UGK) kepada masyarakat atau pihak-pihak terdampak pembangunan jalan tol tersebut.

"Tim PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) Kementerian PUPR terus melakukan proses administrasi hingga proses musyawarah. Bila MoU untuk DTT (Dana Talangan Tanah) sudah ada, maka proses pembayaran UGK segera dilakukan," kata Bambang.

Sementara itu kehadiran Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan diproyeksikan akan mampu memangkas waktu tempuh perjalanan dari Jakarta menuju Purwakarta dari sisi selatan.

Jakan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan ini juga terintegrasi dengan Jalan Tol JORR II dan Jalan Tol Cipularang. Dengan begitu, bisa menurunkan biaya logistik barang menuju dan dari wilayah-wilayah yang dilewati kedua jalan tol tersebut.

Baca juga: Menjajal jalan "bergelombang" Tol Layang Japek II

 

Pewarta: M.Ali Khumaini
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Presiden minta percepatan penyelesaian Tol Trans-Sumatera & Cisumdawu

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar