Kemarin, Telkomsel soal data bocor hingga bank sentral atasi COVID-19

Kemarin, Telkomsel soal data bocor hingga bank sentral atasi COVID-19

Telkomsel. ANTARA/telkomsel.com/pri.

Bagi Telkomsel, perlindungan data pelanggan selalu menjadi prioritas yang paling utama
Jakarta (ANTARA) - Sejumlah informasi penting menghiasi berita ekonomi pada Senin (6/7) kemarin, mulai dari penjelasan Telkomsel soal kebocoran data Deny Siregar hingga Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebutkan banyak negara yang berbagi beban dengan bank sentral atasi COVID-19.

Berikut rangkuman berita selengkapnya yang masih menarik untuk dibaca:

1. Begini tanggapan Telkomsel atas kasus bocornya data Denny Siregar

Telkomsel tetap memprioritaskan perlindungan data pelanggan sebagai prioritas paling utama anak usaha dari Telkom Indonesia tersebut.

"Bagi Telkomsel, perlindungan data pelanggan selalu menjadi prioritas yang paling utama," ujar Komunikasi PerusahaanTelkomsel Denny Abidin dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin.

Baca selengkapnya di sini

 

2. Gubernur BI pastikan langkah bagi beban tak pengaruhi neraca keuangan Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memastikan langkah bagi beban atau burden sharing bersama pemerintah untuk menangani dampak pandemi COVID-19 tidak akan memberi pengaruh terhadap neraca keuangannya.

Perry mengatakan neraca keuangannya tidak terpengaruh dengan adanya langkah burden sharing karena BI memiliki modal yang cukup besar sehingga masih mampu menanggung tambahan beban dari pemerintah.

Baca selengkapnya di sini

 

3. Menparekraf minta restoran di destinasi disiplin terapkan protokol Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio meminta para pengelola restoran di destinasi wisata yang telah membuka layanan terbatas untuk wisatawan agar selalu disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

"Saat ini beberapa destinasi wisata yang berisiko rendah terhadap penularan sudah resmi dibuka, seperti Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko. Maka dari itu, penting bagi pelaku industri pariwisata, khususnya pelaku usaha restoran untuk menerapkan protokol kesehatan di era normal baru," kata Wishnutama dalam keterangannya di Jakarta, Senin.

Baca selengkapnya di sini

4. Lepas ekspor Babel, Teten akui belum pernah dengar ekspor lidi nipah Menteri Koperasi (Menkop) dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki melepas ekspor perdana 12 ton lidi nipah hasil kerajinan UMKM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) ke Nepal, sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat daerah itu.

"Ekspor lidi nipah ini betul-betul suatu inisiatif yang kreatif masyarakat yang harus ditingkatkan," kata Teten Masduki saat melepas ekspor perdana lidi nipah di Pelabuhan Pangkalbalam Pangkalpinang, Senin sore.

Baca selengkapnya di sini

5. Menkeu: Banyak negara berbagi beban dengan bank sentral atasi COVID-19 Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyebutkan langkah bagi beban atau burden sharing antara pemerintah dan bank sentral telah dilakukan di berbagai negara, terutama dalam menangani dampak COVID-19.

“Dalam menghadapi situasi COVID-19 yang sudah mempengaruhi keseluruhan negara di dunia, maka banyak negara juga melakukan langkah extraordinary ini,” kata Sri Mulyani dalam konferensi pers secara daring di Jakarta, Senin.

Baca selengkapnya di sini

Baca juga: Kominfo minta operator seluler selidiki dugaan data bocor
Baca juga: BI proyeksi pertumbuhan ekonomi capai 0,9-1,9 persen tahun ini
Baca juga: Menkeu pastikan langkah berbagi beban dengan BI sesuai tata kelola

 

Pewarta: Juwita Trisna Rahayu
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

MPR buka donasi untuk terdampak COVID-19

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar