Moskow (ANTARA News/Reuters) - Sebuah pesawat militer Rusia dengan 11 orang di atasnya jatuh di Lautan Pasifik dalam penerbangan latihan Jumat malam, kata kementerian pertahanan.

Kementerian itu mengatakan dalam satu pernyataan, pencarian sedang berlangsung atas para awak pesawat Tu-142 itu. Namun sumber militer, seperti dikutip oleh kantor berita RIA, mengatakan ada sedikit kesempatan untuk menemukan orang yang selamat.

Pesawat anti-kapal selam itu hilang dari layar radar ketika terbang di atas Selat Tatar yang memisahkan daratan Rusia dari pulau Sakhalin, kata kementerian tersebut dalam situs Internetnya, www.mil.ru.

Rusia memiliki salah satu catatan keselamatan udara terburuk, dengan pesawat-pesawat tua era-Soviet dan peralatan bandara sudah usang.

Saluran televisi Vesti memperlihatkan gambar puing pesawat termasuk kursi yang patah hingga tempat jatuhnya pesawat.

Satu sumber tak dikenal yang dekat dengan komisi yang menyelidiki kecelakaan itu, seperti dikutip oleh kantor berita Interfaz, mengatakan penyebab jatuhnya pesawat tersebut yang paling mungkin adalah kesalahan mekanik.

Sebelas orang tewas ketika sebuah pesawat barang jatuh bulan ini di wilayah Yakutia di Rusia timur.

Tahun lalu, semua 88 penumpang dan awak di atas pesawat Aeroflot-Nord Boeing tewas ketika pesawat itu jatuh dekat gunung Ural. Penyelidik Rusia menyatakan latihan yang jelek adalah penyebab utama kecelakaan itu.

Pada 2006, 170 orang tewas ketika pesawat Tu-154 jatuh di Ukraina dalam penerbanga ke ST Petersburg.(*)

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2009