Raja Ampat sudah kembali ke zona kuning COVID-19

Raja Ampat sudah kembali ke zona kuning COVID-19

Infografis perkembangan COVID-19 di Provinsi Papua Barat (Sumber Gugus Tugas COVID-19)

Secara akumulatif di Raja Ampat ditemukan 19 kasus positif COVID-19. Semua sudah sembuh
Manokwari (ANTARA) - Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, kembali ke zona kuning setelah sebelumnya berada pada zona merah bersama delapan daerah lain di provinsi tersebut.

Juru Bicara Pemerintah Provinsi Papua Barat pada Percepatan Penanganan COVID-19, Arnoldus Tiniap di Manokwari Senin mengatakan seluruh pasien positif COVID-19 di Raja Ampat telah sembuh sejak beberapa waktu lalu. Gugus Tugas di daerah itu kini sedang bekerja keras mencegah adanya kasus baru.

Baca juga: Bantu warganya pulang, Kolombia apresiasi GTPP COVID-19 Kota Sorong

"Secara akumulatif di Raja Ampat ditemukan 19 kasus positif COVID-19. Semua sudah sembuh dan mudah-mudah tidak ada temuan kasus baru sehingga bisa berubah ke zona hijau," ucap Tiniap.

Selain Raja Ampat, daerah lain di Papua Barat yang kini berada pada zona kuning adalah Kabupaten Kaimana. Di Kota Senja ini ditemukan satu konfirmasi positif dan pasien itu pun telah dinyatakan sembuh.

Baca juga: KKP siapkan protokol normal baru pariwisata berkelanjutan Raja Ampat

Ia menjelaskan dari 13 di Papua Barat saat ini tersisa lima daerah yang masih berada pada zona merah, yakni Kota Sorong, Kabupaten Sorong, Manokwari, Teluk Wondama dan Fakfak. Dari lima daerah ini, penularan cukup tinggi terjadi di Kota Sorong dan Manokwari.

"Zona hijau ada enam daerah yakni empat kabupaten yang belum pernah punya kasus COVID-19 seperti Maybrat, Sorong Selatan, Tambrauw dan Pegunungan Arfak. Ditambah dua daerah yakni Teluk Bintuni dan Manokwari Selatan yang seluruh pasiennya berhasil sembuh serta tidak ada temuan kasus baru selama lebih dari satu bulan," katanya lagi.

Arnold berharap tidak ada tambahan kasus baru di enam zona hijau dan dua zona kuning di Papua Barat. Masyarakat pun diajak untuk membantu pemerintah daerah dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Baca juga: 12 sembuh, pasien COVID-19 Raja Ampat tersisa empat

Ia menambahkan saat ini masih terjadi temuan kasus positif cukup signifikan di Kota Sorong dan Manokwari. Daerah lain diharapkan terus waspada untuk mencegah terjadinya gelombang kedua COVID-19

"Hari ini ada tambahan 27 konfirmasi positif di Papua Barat. 21 berasal dari Kota Sorong dan enam dari Manokwari. Di Manokwari hari Sabtu lalu pun terjadi penambahan cukup signifikan, sebanyak 36 orang dari pasukan BKO TNI," katanya lagi.

Saat ini, lanjut Arnold, jumlah kasus positif di Papua Barat secara akumulatif sebanyak 368 orang. Dari jumlah itu 212 di antaranya berhasil sembuh dan lima orang meninggal dunia.

"Selain tambahan positif, di Kota Sorong hari ini ada tambahan dua pasien yang sembuh. Di Manokwari tambahan pasien sembuh satu orang," sebut Tiniap.

Baca juga: 184 pemandu wisata Raja Ampat kehilangan pekerjaan

 

Pewarta: Toyiban
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Polsek Aimas sediakan  wifi gratis untuk belajar secara daring

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar