INPEX serahkan bantuan sosial untuk masyarakat Tanimbar

INPEX serahkan bantuan sosial untuk masyarakat Tanimbar

Bupati Tanimbar Petrus Fatlolon menerima secara simbolis bantuan dari INPEX Masela Ltd untuk penanggulangan COVID-19 di kabupaten tersebut. (Foto Simon Lolonlun)

Semua bantuan akan diserahterimakan langsung kepada pemerintah KKT melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19.
Saumlaki (ANTARA) - Perusahaan minyak dan gas bumi (migas) asal Jepang, INPEX Masela Ltd (INPEX) menyalurkan paket bantuan sosial termasuk masker bermotif tenun Tanimbar untuk masyarakat di Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT), Maluku.

Paket bantuan itu diserahkan secara simbolis kepada Ketua Gugus Tugas COVID-19 KKT, Petrus Fatlolon yang didampingi istri, Joice Penturi Fatlolon, di Saumlaki, Kamis.

Baca juga: INPEX optimistis Proyek LNG Abadi Blok Masela jalan terus

Petrus yang juga Bupati Kepulauan Tanimbar menema 700 masker tenun ikat Tanimbar yang diserahkan oleh Specialist External Relation Inpex Masela Ltd, Ambrosius Kelitadan, di sela puncak perayaan hari Anak Nasional yang diselenggarakan di Taman Kota Saumlaki, jalan Ir. Soekarno.

Acting Communication Manager INPEX Masela,Ltd, Moch. N. Kurniawan menjelaskan paket bantuan sosial itu bagian dari Program “INPEX Nalmate” untuk penanganan COVID-19 di KKT, yang akan dilakukan oleh tim internal INPEX serta melibatkan Lembaga Swadaya Masyarakat Peduli Ibu Anak Tanimbar (LSM PITA).

Baca juga: Maluku diprediksi dapat dividen Rp60 triliun dari Blok masela

Kurniawan mengatakan, sebelumnya, pada April 2020, pihaknya telah menyerahkan bantuan sejumlah Alat Pelindung Diri (APD) termasuk baju hazmat, masker surgical, kacamata, sarung tangan dan hand sanitizers kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Tanimbar, untuk selanjutnya digunakan terutama oleh para tenaga medis di daerah itu.

"Kami juga menginformasikan kepada bupati bahwa INPEX akan menyerahkan bantuan 100 tempat tidur untuk keperluan karantina, dan 60 alat rapid test kepada Gugus Tugas," katanya.

INPEX juga akan memberikan bantuan sembako sebanyak 750 paket kepada masyarakat kurang mampu di Desa Bomaki, Desa Latdalam, dan Desa Lermatang.

Baca juga: Pulau Nustual resmi jadi lokasi pembangunan Kilang Gas Blok Masela

Semua bantuan akan diserahterimakan langsung kepada pemerintah KKT melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19.

Bantuan itu mencakup 100 unit tempat tidur untuk karantina yang akan didistribusikan langsung ke lokasi karantina di sekitar Kecamatan Tanimbar Selatan dan Larat.

"Bantuan 60 rapid test kit akan didistribusikan langsung ke Gugus Tugas COVID-19 KKT dan juga Dinas Kesehatan KKT," katanya.

Desa Lermatang, menurut Kurniawan, merupakan desa yang menjadi pusat aktivitas teknis dan non-teknis INPEX seperti pelaksanaan Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM), survei meteorologi dan oseanografi darat dan laut, pemetaan partisipatif, survei AMDAL, serta kegiatan pengadaan tanah untuk pembangunan pelabuhan Kilang LNG Abadi WK Masela di Pulau Nustual.

"Sedangkan Latdalam dan Bomaki merupakan desa yang bersebelahan dengan Lermatang yang dilalui oleh aktivitas INPEX," katanya.

"Agar tepat sasaran dalam memberikan bantuan ini, INPEX sebelumnya sudah cukup lama berkomunikasi dan berkoordinasi dengan SKK Migas, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar, khususnya dinas terkait, Gugus Tugas COVID-19 KKT dan pemerintah desa yang akan diberikan bantuan," tambahnya.

Pewarta: Shariva Alaidrus
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Inpex akan beri pelatihan vokasi bagi masyarakat lokal

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar