Surabaya (ANTARA News) - Produsen LCD TV terbesar LG Electronics Indonesia (LGEIN) sampai saat ini berupaya mempertahankan pengusaan pasar LCD TV di pasar nasional, seiring gencarnya pengeluaran beragam produk berkualitas bagi konsumen.

"Hasil survei terakhir Oktober 2009, pangsa pasar kami mencapai 33 persen untuk LCD TV, dari sebelumnya 21 persen. Namun, pertumbuhan penjualan LCD TV secara nasional akan tumbuh 70 persen," kata Flat Panel Display TV Product Manager LGEIN Eko Adhi Suyitno, di Surabaya, Rabu.

Menurut dia, upaya mempertahankan prestasi itu dilakukannya dengan melepas produk LCD TV berkualitas premium yaitu LCD TV SL80 atau disebut "Borderless" TV.

"Disebut seperti itu karena layar TV dan framenya digabung menjadi satu. Produk ini tersedia dalam berbagai ukuran besar antara lain 43 inci, 47 inci, dan 55 inci. Untuk ukuran 42 inci dijual Rp20 juta per unit, 47 inci Rp28 juta/unit, dan 55 inci Rp42 juta/unit.

"Karena harganya tergolong premium, secara nasional kami menargetkan penjualan 800 unit per bulan," katanya.

Keyakinan itu dilandasi pertimbangan bahwa produknya memiliki teknologi "Smart Energy Saving Plus" sehingga produknya ramah lingkungan, mengurangi konsumsi daya, menjamin kualitas gambar, dan mengurangi kelelahan pada mata pemirsa sampai dengan 75 persen.

"Produk ini didesain `single layer` berlapis `Diamond Panel` dan menghadirkan teknologi `Film Lamination` sehingga tahan gores, menghilangkan bekas tangan, mengurangi getaran, dan mudah dibersihkan. Bahkan, dilengkapi teknologi `bluetooth` dan `built-in USB port`," katanya.

Sementara itu, "Branch Manager LGEIN` Surabaya, Iwan Sutanto, menambahkan, untuk Surabaya atau Jawa Timur ditargetkan mampu terjual 300 unit per bulannya.

"Kami yakin pasar LCD TV masih cerah karena sekarang di negara-negara maju, TV tabung sudah tidak laku dan beralih ke LCD," katanya.

Mengenai pertumbuhan penjualan LCD TV di Jawa Timur selama Januari-November 2009, ia mengaku, meningkat 108 persen dibanding periode sama tahun lalu. Pihaknya membagi dua jenis televisi antara lain TV tabung (flat) dan Flat Panel Display (FPD). FPD sendiri dibagi lagi menjadi LCD dan Plasma.

"Kontribusi penjualan LCD dan TV tabung mencapai 50 persen terhadap semua penjualan produk televisi sedangkan, kontribusi TV flat sekitar 30 persen, FPD 20 persen, dan market share TV tabung dan FPD di Jawa Timur masing-masing mencapai 30 persen," katanya.
(*)

Pewarta: Luki Satrio
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2009