Liga Italia

Sarri sumringah menangi gelar Liga Italia perdananya

Sarri sumringah menangi gelar Liga Italia perdananya

Pelatih Juventus Maurizio Sarri mengamati para pemainnya dari tepi lapangan dalam pertandingan Liga Italia melawan Sampdoria yang dimainkan di Stadion Allianz Arena, Turin, Minggu (26/7/2020). (ANTARA/AFP/MARCO BERTORELLO)

Jakarta (ANTARA) - Pelatih Juventus Maurizio Sarri sumringah setelah meraih gelar Liga Italia perdananya yang ditandai dengan kemenangan timnya 2-0 atas Sampdoria pada Minggu setempat atau Senin dini hari WIB.

Kemenangan tersebut membuat Juve memiliki 83 poin, jumlah poin yang tidak dapat dikejar para pesaingnya di klasemen.

Raihan itu merupakan gelar utama pertamanya setelah sebelumnya ia memenangi Liga Europa saat menukangi Chelsea, dan ia menjadi pelatih paling tua yang memenangi scudetto yakni 61 tahun enam bulan.

"Ini tentu saja merupakan perasaan yang istimewa. (Liga) ini sulit dimenangi, bahkan lebih sulit lagi untuk tetap meraih kemenangan, sebab menerima anugerah di olahraga ini merupakan kebohongan terbesar di dunia," ucapnya kepada Sky Sport Italia.

Baca juga: Hantam Sampdoria 2-0, Juve amankan gelar juara Liga Italia
Baca juga: Maurizio Sarri sebut musim ini paling berat

"Ini bukan sesuatu yang mudah. Ini merupakan perjalanan yang panjang, berat, dan membuat stres, dan skuat ini layak mendapat kredit karena terus menemukan rasa lapar dan determinasi untuk terus melaju setelah delapan kemenangan beruntun," tambahnya.

Setelah peluit panjang berbunyi, Sarri langsung berlari menuju ruang ganti. Sebagai seorang perokok, apakah Sarri langsung keluar lapangan agar dapat merokok?

"Saya meninggalkan lapangan karena saya berusaha menghindari siraman air, sebab itu pasti akan dilakukan, namun saya tidak mampu menghindar," ucap Sarri.

Juve menjadi klub pertama di lima liga papan atas Eropa yang mampu meraih sembilan gelar secara beruntun.

"Cristiano Ronaldo dan Dybala membuat perbedaan di lapangan, tentu saja mereka layak mendapat kredit, namun klub di belakang mereka sangat penting. Kami memiliki presiden dan direktur-direktur yang menghadiri latihan setiap hari, ada di sana untuk bertukar pikiran, mencari tahu apakah Anda perlu sesuatu dan perlu menambah bensin di tangki tim ini," ujarnya.

Sarri juga bergurau sambil merendah saat ditanyakan apa yang ia sampaikan kepada para pemainnya setelah memastikan gelar juara.

"Saya katakan kepada mereka, jika Anda menang bersama saya yang tidak pernah memenangi apapun, (kualitas) Anda pasti benar-benar bagus," guraunya.

Baca juga: Klasemen Liga Italia setelah Juve kunci gelar juara ke-36
Baca juga: Daftar juara Liga Italia, Juventus amankan gelar kesembilan beruntun

Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar