Pemudik di Purbalingga wajib informasikan riwayat perjalanan ke RT-RW

Pemudik di Purbalingga wajib informasikan riwayat perjalanan ke RT-RW

Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi. ANTARA/HO-Humas Purbalingga/am.

kami minta lapor ke RT-RW dan membawa surat keterangan sehat atau segera cek kesehatan di puskesmas
Purbalingga (ANTARA) - Bupati Purbalingga, Jawa Tengah, Dyah Hayuning Pratiwi meminta pemudik yang baru tiba di daerah itu untuk menginformasikan riwayat perjalanan kepada ketua RT/RW setempat.

"Pemudik yang baru tiba kami minta untuk lapor ke RT/RW dan membawa surat keterangan sehat atau segera cek kesehatan di puskesmas terdekat," kata Dyah di Purbalingga, Kamis.

Selain itu, kata dia, warga yang baru tiba di Purbalingga juga diminta disiplin menerapkan protokol kesehatan seperti pakai masker, jaga jarak, rutin cuci tangan dan tidak berkerumun.

Baca juga: Pasien sembuh dari COVID-19 di Purbalingga 63 orang dari 72 kasus

Dyah menambahkan, pihaknya tidak lagi menerapkan pemakaian gelang identitas bagi pemudik seperti saat musim mudik Idul Fitri 1441 H.

"Karena pada saat ini sudah menerapkan adaptasi kebiasaan baru maka yang diutamakan adalah kesadaran masyarakat dalam melaksanakan protokol kesehatan," katanya.

Dyah menambahkan informasi terkait riwayat perjalanan bisa menjadi salah satu upaya dalam rangka pencegahan penyebaran COVID-19.

Baca juga: Bupati Purbalingga ajak orang tua dampingi anak belajar

Bupati juga mengatakan bahwa pihaknya terus berupaya menyosialisasikan mengenai pentingnya penerapan adaptasi kebiasaan baru guna mencegah COVID-19.

"Kami secara intensif menyosialisasikan mengenai adaptasi kebiasaan baru kepada seluruh masyarakat hingga ke tingkat desa dengan melibatkan berbagai pihak termasuk puskesmas," katanya.

Baca juga: Cegah COVID-19, operasi masker diintensfikan di Purbalingga-Jateng

Baca juga: 90 persen lebih pasien COVID-19 di Purbalingga sudah sembuh


Bupati berharap kegiatan sosialisasi tersebut meningkatkan kesadaran masyarakat di wilayah setempat dalam menerapkan protokol kesehatan.

"Satu di antara kunci penting dalam memutus mata rantai virus adalah disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, mari bersama-sama berperan aktif mulai dari melindungi diri sendiri, keluarga hingga lingkungan sekitar," katanya.

Dyah berharap seluruh warga di Purbalingga menyadari pentingnya memakai masker, menjaga jarak fisik, mencuci tangan dengan benar dan tidak berkerumun.

Baca juga: Bupati: Penyaluran BST Purbalingga berjalan lancar

Pewarta: Wuryanti Puspitasari
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Gandeng PWI Malang Raya, BPJS Kesehatan ajak pedagang perangi COVID-19

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar