Tapaktuan (ANTARA News) - Seekor harimau Sumatera (panthera tigris sumatrae) berkeliaran di Kota Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan, sehingga warga cemas bahkan ketakutan.

"Saya melihat sendiri seekor harimau tidur di teras depan rumah kami pada hari Jumat dini hari pukul 03.00 WIB, saat saya hendak mengambil wudhu untuk shalat tahajud," kata Rita Farida (47), seorang warga desa Jambo Apha di Tapaktuan, Jumat.

Didampingi suaminya Darwis (53), ia mengatakan sempat mendengar harimau dewasa itu melompat pintu gerbang rumahnya yang terbuat dari besi dan menuju ke arah bukit.

"Saya sangat ketakutan pada saat itu dan kembali mengunci pintu kamar setelah mengetahui ada harimau di depan rumah kami," katanya.

Guru SDN 4 Tapaktuan itu juga menyebutkan, pada Senin (30/11) lalu dua ekor kambing kurban untuk sekolahnya tewas diterkam harimau.

Jejak kaki harimau yang diperkirakan memiliki panjang dua meter itu juga ditemukan di depan rumah dinas Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Selatan, Kantor PLN Ranting Tapaktuan serta Kantor Sekretariat DPRK setempat.

Jejak kaki "nenek" (sebutan warga setempat untuk harimau) juga mengundang perhatian warga desa setempat dan pejabat daerah itu.

Ketua DPRK Safiron, anggota dewan T Mudasir, Deni Irmansyah dan Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setdakab Aceh Selatan H Tanius usai sidang paripurna II pembahasan RAPBK perubahan 2009 juga ikut mengamati jejeka kaki satwa di lindungi itu.

"Keberadaan harimau itu sudah sangat merisaukan warga, saya berharap pihak terkait untuk segera mananggulanginya agar tidak manambah kerugian masyarakat," kata Safiron.
(*)

Pewarta:
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2009