Liga Inggris

Tidak hadiri perayaan juara Piala FA, Ozil disebut egois

Tidak hadiri perayaan juara Piala FA, Ozil disebut egois

Gelandang Arsenal asal Jerman Mesut Ozil.(REUTERS/DAVID KLEIN)

Ia tidak peduli tentang Arsenal, ia hanya peduli tentang dirinya sendiri
Jakarta (ANTARA) - Mesut Ozil "tidak lagi peduli" tentang Arsenal dan menunjukkan keegoisannya dengan pergi ke Turki alih-alih bergabung dengan skuat The Gunners untuk merayakan juara Piala FA, menurut legenda klub London Utara tersebut Perry Groves.

Arsenal mengangkat trofi Piala FA untuk ke-14 kalinya dalam sejarah mereka setelah menang 2-1 atas Chelsea di Wembley pada Sabtu, dengan dua gol dilesakkan oleh Pierre-Emerick Aubameyang.

Para pemain, manajemen dan staf melanjutkan perayaan mereka setelah peluit panjang ditiup, tetapi Ozil tidak terlihat dalam perayaan tersebut.

Baca juga: Saatnya Ozil ucapkan selamat tinggal kepada Arsenal?

Mantan gelandang timnas Jerman tersebut bahkan tidak berada di Inggris setelah diberi izin untuk melakukan perjalanan ke Turki setelah ia diberi tahu bahwa ia tidak akan masuk dalam daftar skuat pertandingan pelatih Mikel Arteta.

Ozil mengunggah gambar Aubameyang mengangkat trofi di akun Instagram-nya dengan menyisipkan tulisan "pekerjaan bagus kawan-kawanku" tak lama setelah peluit panjang ditiup.

Namun, ucapan selamat itu dianggap tidak cukup bagi mantan penyerang Arsenal, Groves yang marah karena Ozil kurang menunjukkan rasa hormat kepada rekan setimnya.

"Ia tidak peduli tentang Arsenal, ia hanya peduli tentang dirinya sendiri," katanya kepada TalkSPORT yang dikutip Goal pada Senin.

“Saya tidak ingin rekan tim berpikir bahwa saya egois. Jadi itu hanya berarti bahwa ia tahu ia sudah selesai dengan Arsenal.“

Baca juga: Dibekukan dari skuat Arsenal, nasib Mesut Ozil makin tidak jelas

"Bila Anda tidak benar-benar peduli, jangan berpura-pura peduli."

Ozil belum sekalipun bermain dalam pertandingan kompetitif sejak kompetisi di Inggris bergulir kembali pada Juni, yang mengindikasikan bahwa ia tidak memiliki masa depan di bawah Mikel Arteta.

Namun, dengan tingginya gaji yang diterima gelandang berusia 31 tahun tersebut mencapai 350.000 poundsterling (sekitar Rp6,73 miliar) per pekan, maka Arsenal dilaporkan ingin menjual Ozil daripada terus menggaji pemain yang akan terus duduk dibangku cadangan.

Ozil belakangan dikaitkan dengan klub Turki Fenerbahce dalam beberapa pekan terakhir dan sejumlah klub MLS juga dilaporkan mengawasi situasinya.

Namun, agen Ozil Erkut Sogut mengungkapkan pekan lalu bahwa kliennya akan menghabiskan kontrak di London utara dan menjadi pemain bebas transfer pada musim panas 2021.

Baca juga: Arteta: Ozil harus berikan yang terbaik untuk kembali ke tim inti

Pewarta: Hendri Sukma Indrawan
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Direksi TVRI patahkan alasan Dewas pecat Helmy soal tayangan asing

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar