London (ANTARA News/AFP) - Pasar saham utama Eropa ditutup naik moderat, Rabu waktu setempat, dengan momentum terhambat oleh laporan mengecewakan dari penjualan rumah baru AS dan pengeluaran konsumen.

Indeks FTSE 100 di London naik 0,82 persen menjadi 5.372,38 poin CAC 40 Paris naik 0,32 persen menjadi 3.910,75, sedangkan Indeks Dax 30 Frankfurt bertambah 0,20 persen menjadi 5.957,44 poin.

Indeks saham lain yang naik adalag Brussels 0,02 persen, 0,55 persen di Milan, 0,11 persen di Amsterdam, 0,65 persen di Madrid, sementara Indeks Pasar Swiss tergelincir 0,04 persen.

Saham Wall Street terhuyung-huyung setelah laporan mengejutkan penjualan rumah baru AS yang melemah sehingga menekan optimisme menyusul berita meningkatnya pendapatan. 
Dow Jones Industrial Average turun 0,06 persen di 10.458,88  pada pertengahan hari, sebaliknya Nasdaq naik 0,51 persen menjadi 2.264,24.

Pembukaan positif tentu saja berbalik setelah sebuah laporan pemerintah menunjukkan turunnya penjualan rumah baru 11,3 persen pada November ke level terendah sejak April.

Michael Zoller di Moody`s Economy.com mengatakan laporan penuruna kinerja ini memupus kenaikan beberapa bulan sebelumnya.

Namun dia menambahkan bahwa angka mungkin telah dipengaruhi oleh penetapan kredit pajak pemerintah yang berakhir pada November sebelum Kongres memperpang dan memperluasnya.

"Mereka yang sedang mempertimbangkan kontrak rumah baru di bulan November akan tidak dapat memenuhi batas waktu 30 November untuk mengklaim kredit pajak," katanya.

Indeks aham-saham pertambangan di London, Xstrata, meningkat 3,08 persen dan Rio Tinto 2,49 persen.

Cairn Energy jatuh 4,25 persen oleh aksi ambil untung setelah dua hari menguat tajam menyusul pengumuman akan meluncurkan proyek eksplorasi bawah air di Greenland lebih cepat dari jadwal.

Di Paris kelompok konsumen mendapat dukungan dengan baik. L`Oreal bertambah 1,40 persen dan PPR 1,64 persen.

Pembuat chip Infineon kehilangan 1,69 persen menyusul penampilannya yang kuat pada Selasa, ketika sahamnya naik 3,63 persen setelah perusahaan menaikkan target kuartal pertama tahun fiskal.

Harga obligasi Eropa jatuh dalam perdagangan yang lamban. Imbal hasil atas obligasi Jerman 10 tahun naik menjadi 3,322 persen darih 3,259 persen pada Selasa. 

Imbal hasil Obligasi OAT Prancis naik menjadi 3,530 persen dari 3,490 persen. Harga obligasi dan imbal hasilnya bergerak berlawanan arah. (*)

Pewarta:
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2009