Balap Sepeda

Jagoan-jagoan Tour de France 2020

Jagoan-jagoan Tour de France 2020

Para pebalap menjalani etape 21 Tour de France sejauh 128km dari Rambouillet ke Paris Champs-Elysees. (28/7/2019) Reuters/Gonzalo Fuentes

Jakarta (ANTARA) - Ajang balap sepeda termasyhur di dunia Tour de France bakal start di Nice, Prancis pada Sabtu akhir pekan ini.

Berikut ini daftar para penantang utama Tour de France yang memasuki edisi ke-107 tersebut, seperti dilansir Reuters.

Primoz Roglic (Slovenia)
Umur:30
Tim: Jumbo Visma
Rekor Grand Tours: Tour de France - P4 pada 2018; Giro d'Italia - P3 pada 2019; Vuelta - P1 pada 2019
Jumlah kemenangan etape Tour de France: 2
Capaian musim: Route de I'Ain (peringkat 1 keseluruhan, 2 kemenangan etape), Criterium du Dauphine (1 kemenangan etape)

Roglic telah muncul sebagai pemimpin yang tak diragukan lagi dari tim Jumbo-Visma. Mantan atlet lompat ski itu nyaris tak terkalahkan sejak restart musim balap sepeda. Roglic memimpin klasemen umum Criterium du Dauphine sebelum memutuskan mundur dari etape terakhir karena terjatuh di etape sebelumnya.

Spesialis tanjakan, Roglic juga cepat di time trial. Dia akan start Tour dengan target yang tinggi dan bisa mengandalkan timnya yang diperkuat juara Milan-San Remo Wout van Aert dan mantan juara Giro Tom Dumoulin, kendati Steven Krujiswijk bakal absen karena cedera bahu.

Egan Bernal (Kolombia)
Umur: 23
Tim: Ineos
Rekor Grand Tours: Tour de France - P1 pada 2019; Giro Italia - belum pernah; Vuelta - belum pernah
Kemenangan etape Tour de France: 0
Capaian musim : Route d'Occitanie (1 kemenangan etape)

Bernal, yang tahun lalu menjadi orang Kolombia pertama yang menjuarai Tour de France, memulai musim balapan pascalockdown dengan penampilan dominan di Route d'Occitanie sebelum performanya menurun di tim Ineos yang telah dibayang-bayangi oleh Jumbo-Visma.

Baca juga: Egan Bernal juarai Tour de France 2019
Baca juga: Fakta singkat Egan Bernal juara edisi 2019


Bernal terlihat sebagai pebalap terbaik kedua setelah Roglic ketika melaju di Grand Colombier di Tour de I'Ain dan kembali menempel ketat Roglic dan Thibaut Pinot di Dauphine sebelum ia menarik diri karena cedera bahu.

Bernal dan Pinot kemungkinan menjadi climber terbaik di antara yang lain dan akan sangat sulit ditaklukkan khususnya di pendakian yang panjang, yang kemungkinan besar menjadi penentu siapa peraih jersey kuning.

Juara Giro d'Italia Richard Carapaz akan memberikan dukungan yang besar juga di saat Ineos ingin membalikkan keadaan di tengah hasil musim yang cukup mengecewakan.

Thibaut Pinot (Prancis)
Umur : 30
Tim: Groupama-FDJ
Rekor Grand Tours: Tour de France - P3 pada 2014; Giro d'Italia - P4 pada 2017; Vuelta - P6 pada 2018
Kemenangan etape Tour de France: 3
Capaian musim : Criterium du Dauphine (peringkat dua keseluruhan)

Seorang pebalap yang mahir ketika ditinggal sendirian bertarung di pegunungan. Pinot memenangi sejumlah etape bergengsi di Tour dan siap bertarung untuk jersey kuning tahun lalu sebelum cedera paha memaksanya berhenti dengan tiga etape tersisa.

Rute pegunungan sangat cocok bagi Pinot kendati timnya tidak berada di level yang sama dengan Jumbo-Visma dan Ineos.

Baca juga: Thibaut Pinot tak sabar berlatih di jalanan

Tom Dumoulin (Belanda)
Umur: 29
Tim: Jumbo-Visma
Rekor Grand Tour: Tour de France - P2 pada 2018; Giro d'Italia - P1 pada 2017; Vuelta - P6 pada 2015
Kemenangan etape Tour de France: 3
Capaian musim: Criterium du Dauphine (P7 secara keseluruhan)

Kendati Roglic merupakan pemimpin tim, Dumoulin finis podium di tiga Grand Tour terakhir yang ia ikuti. Capaian itu membuatnya sebagai penantang serius, jika sang pebalap Slovenia mengalami kesulitan. Dumoulin merupakan pebalap yang solid, seperti yang ia tunjukkan di Criterium Du Dauphine.

Nairo Quintana (Kolombia)
Umur:30
Tim: Arka-Samsic
Rekor Grand Tours: Tour de France - p2 pada 2013, 2015 dan P3 pada 2016; Giro d'Italia - P1 pada 2014, P2 pada 2017; Vuelta - P1 pada 2016
Capaian musim : -

Setelah bertahun-tahun berbagi peran pemimpin tim dengan Alejandro Valverde di Movistar, Quintana bergabung dengan outfit Prancis Arkea-Samsic. Kendati timnya tidak sekuat Movistar, Quintana akan menjadi pemimpin tunggal dan memiliki pebalap berbakat asal Prancis Warren Barguil yang akan mendukungnya bersama dengan sejumlah wajah yang tak asing yang ia boyong dari tim asal Spanyol itu.

Cedera lutut telah menghambat pesiapan Quintana, namun ia tetap tidak boleh diremehkan.

Baca juga: Potensi gelombang kedua COVID-19 hantui Tour de France
Baca juga: Tim dengan dua kasus COVID-19 akan didepak dari Tour de France
Baca juga: Tour de France berpacu dengan waktu

 

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Dukung PON XX, PB-ISSI gelar touring sepanjang 2020 KM

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar