Moskow (ANTARA News/AFP) - Polisi di Moskow Selasa menangkap puluhan orang aktivis hak asasi manusia yang menandai peringatan pembunuhan seorang pengacara dan wartawan Rusia setahun lalu, demikian jurufoto AFP melaporkan.

Para aktivis itu berkumpul di Moskow tengah dengan foto Stanislav Markelov, pengacara yang menyingkap kekejaman di Chechnya, dan Anastasia Baburova, wartawan sebuah surat kabar oposisi. Keduanya dibunuh pada 19 Januari 2009.

Kantor Berita Interfax melaporkan polisi telah menangkap 34 dari 200 orang aktivis.

Mereka ditangkap setelah mereka memindahkan lokasi protes mereka. Pihak berwenang Moskow mengizinkan pertemuan dilakukan di berbagai lapangan kota, namun bukan unjuk rasa.

"Polisi mengatakan bahwa mereka diminta berhimpun dalam kelompok-kelompok kecil dengan jumlah yang tidak melebihi 30 hingga 40 orang," kata seorang penyelenggaranya kepada radio setempat.

Menurut Interfax, seorang anggota kelompok hak asasi manusia Memorial menuduh polisi telah memprovokasi para pemrotes dan menangkap beberapa orang yang tidak berunjuk rasa.

Di Saint Petersburg, polisi telah mencegah digelarnya protes lainnya yang direncanakan untuk menandai peringatan setahun kedua pembunuhan tersebut.

Oposisi liberal Rusia mengeluhkan jarangnya mereka mendapat izin resmi untuk mengadakan unjuk rasa.(*)

Pewarta:
Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2010