Jakob Oetama saksi hidup perubahan besar Indonesia

Jakob Oetama saksi hidup perubahan besar Indonesia

Dokumentasi - Pemimpin Umum Harian Kompas Jacob Oetama berbicara di depan peserta Konferensi Wartawan Asean, Sidang Umum dan Pertemuan Dewan Direktur ke 10 di Jakarta, Selasa (18/1/1994). ANTARA FOTO/SDF10/pri.

Sikap yang tidak gampang untuk diikuti oleh jurnalis zaman sekarang
Semarang (ANTARA) -
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyebut mendiang Jakob Oetama sebagai tokoh media yang menjadi saksi hidup perubahan besar bangsa Indonesia.

"Saya turut berduka cita atas meninggalnya Pak Jakob Oetama. Beliau tokoh media yang berada pada sekian zaman, serta menjadi saksi hidup perubahan besar di Indonesia," katanya di Semarang, Rabu.

Kendati jarang bertemu dengan Jakob Oetama,  ia mengaku mempunyai kenangan yang membekas di benaknya.

Ganjar teringat saat awal ikut aktif di PDI Perjuangan. Dirinya diminta menjemput Jakob Oetama untuk menghadiri acara diklat partai dan meski tidak kenal, ternyata Jakob Oetama sangat ramah pada dirinya.

"Saya terkesan betul saat itu. Saya itu siapa, masih muda dan 'cah ora cetho', tapi Pak Jakob begitu ramah. Dia ajak ngobrol lama, minta ditemani terus selama acara. Beliau orangnya rendah hati, sangat intelek dan kebapakan, dengan anak-anak muda seperti saya waktu itu sangat senang berbagi pengalaman," ujarnya.

Baca juga: Obituari - Jacob Oetama, maestro jurnalistik Indonesia itu pergi

Perjuangan Jakob Oetama, lanjut Ganjar, juga patut diteladani karena dengan medianya yang menjadi "leading" dan terpercaya di Indonesia, mendiang tetap mengedepankan idealismenya.

"Sikap yang tidak gampang untuk diikuti oleh jurnalis zaman sekarang. Beliau bisa dijadikan contoh, bagaimana menjadi seorang jurnalis, bekerja di media dengan idealismenya yang tinggi. Tentu, saya sangat berduka cita atas meninggalnya Pak Jakob," katanya.

Pendiri Kompas Gramedia sekaligus Pemimpin Umum Harian Kompas Jakob Oetama tutup usia pada Rabu (9/9), pukul 13.05 WIB di Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading Jakarta dalam usia 88 tahun.

Almarhum disemayamkan di Kantor Kompas Gramedia Palmerah Selatan dan akan dihantarkan menuju tempat peristirahatan terakhir di Taman Makam Pahlawan Kalibata pada Kamis (10/9).

Baca juga: Jenazah Jakob Oetama disemayamkan di Gedung Kompas Gramedia
Baca juga: Pewarta senior ANTARA: Jakob Oetama figur yang peduli pendidikan pers
Baca juga: Pendiri Kompas Gramedia Jakob Oetama tutup usia
 

Pewarta: Wisnu Adhi Nugroho
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2020

KPU segera ganti petugas KPPS yang tolak tes cepat COVID-19

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar